Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Nasional · 24 Mei 2022 12:41 WITA ·

Kibarkan Bendera LGBT, Hasan Basri Minta Pemerintah Indonesia Tegur Kedubes Inggris


Anggota Komite III DPD RI Hasan Basri. Foto : Ist. Perbesar

Anggota Komite III DPD RI Hasan Basri. Foto : Ist.

TARAKAN – Anggota DPD RI Hasan Basri mengecam keras Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta yang telah mengibarkan bendera LGBT dalam rangka melawan homofobia. Menurutnya, pengibaran bendera LGBT menunjukan tidak menghormati norma-norma yang ada di Indonesia.

Diketahui, pengibaran bendera LGBT tersebut dilakukan Kedubes Inggris dalam rangka memperingati Hari Anti-Homofobia di dunia pada tanggal 17 Mei 2022.

Sebagai perwakilan dari masyarakat sekaligus Anggota DPD RI, Hasan Basri berharap pemerintah Republik Indonesia menyampaikan nota keberatan dan nota protes yang telah mengibarkan bendera pelangi simbol kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Kedubes Inggris di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Melihat persoalan ini, saya sebagi wakil rakyat bahwa yang dilakukan oleh Kedutaan besar Inggris menunjukan tidak menghormati norma-norma yang berlaku khusus di tanah air kita. Tentu ini dapat menghawatirkan, apalagi di Indonesia kita ketahui bersama mayoritas agama Islam dan hampir seluruh penganut mayoritas agama yang ada disini tidak menghendaki ada nya, LGBT ini,” tegas Hasan Basri, dalam keterangan kepada media, Senin (23/5/22).

Dikatakan Hasan Basri, pemerintah Republik Indonesia harus menegur dan menyampaikan protes keras apa yang dilakukan oleh Kedubes Ingris. Sehingga kedepan, tidak terjadi lagi hal-hal yang demikian.

Lebih lanjut ditegaskan Hasan Basri, jika perlu pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri memangil Kedubes Ingris untuk mempertanyakan maksud dan tujuan pengibaran bendera LGBT.

“Tentu ini, dapat menganggu stabilitas keamanan negri kita. dimana nanti nya, akan terjadi gelombang protes dimana-mana terhadap hal-hal seperti ini,” jelas Almuni Magister Hukum Universitas Borneo Tarakan.

“Kita ketahui bersama apalagi dalam hukum Islam pelaku LGBT pelaku yang di laknat oleh Allah SWT, sehingga tidak pantas mengibarkan bendera LGBT. Apalagi memberikan dukungan kepada mereka,” tutup Hasan Basri yang duduk di Komite III DPD RI membidangi, Pendidikan, Kesehatan, Agama.(**)

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Teriakan Dukung dr. Khairul 2 Periode Menggema di Pelantikan  Pengurus Partai Demokrat Tarakan

28 Juni 2022 - 23:13 WITA

Kembali Bantuan Peralatan Pertanian, Fenry Alpius Berharap Petani di Malinau Hasil Panennya Melimpah

28 Juni 2022 - 18:17 WITA

Minimalisir Kerusakan Jalan, Ketua DPRD Kaltara Minta Terminal dan Jembatan Timbang Segera Dibangun

28 Juni 2022 - 17:47 WITA

DPD PAN Tarakan Usulkan Tiga Nama Capres di Pemilu 2024

28 Juni 2022 - 08:23 WITA

Buruh Keluhkan Kebebasan Berserikat, DPRD Kaltara Minta 5 Poin Kesepakatan Bersama Supaya Ditindaklanjuti

27 Juni 2022 - 18:13 WITA

Uji Sahih RUU Serikat Pekerja/Serikat, Hasan Basri sampaikan Pentingnya Manajemen Organisasi Serikat Buruh

27 Juni 2022 - 14:34 WITA

Trending di Ekonomi
error: Alert: Content is protected !!