• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Bambang Susantono: Digitalisasi dan Solusi Berbasis Alam sebagai Metode Pengelolaan Air dan Manajemen Bencana di Nusantara

by Redaksi
19 Mei 2024 18:15
in Daerah, Nasional
A A

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan aksi nyata dalam menangani isu pengelolaan sumber daya air, terutama di wilayah Nusantara. Hal ini disampaikan oleh Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, dalam panel ahli dan pemimpin tingkat tinggi mengenai air dan bencana (HELP) ke-23 yang merupakan bagian dari rangkaian acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, pada Minggu, (19/05/24).

BALI – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan aksi nyata dalam menangani isu pengelolaan sumber daya air, terutama di wilayah Nusantara. Hal ini disampaikan oleh Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, dalam panel ahli dan pemimpin tingkat tinggi mengenai air dan bencana (HELP) ke-23 yang merupakan bagian dari rangkaian acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, pada Minggu, (19/05/2024).

“Pada forum ini, saya mengusulkan agar kita terus mengadvokasi penerapan digitalisasi dan solusi berbasis alam secara lebih luas. Saat kita berusaha mencapai kerangka kerja untuk mengatasi masalah air pada WWF ke-10 yang akan dimulai besok, saya ingin mendorong semua pihak untuk terus menyerukan percepatan adopsi kedua elemen praktis namun transformatif ini,” ucap Bambang.

Baca Juga

Jelang Idulfitri, JMSI Nunukan Salurkan Bantuan Pangan untuk Ibu-Ibu Pejuang Keluarga

Libur Tenang, Air Aman: PTMB Balikpapan Perkuat Layanan Jelang Lebaran

Ramadan Ceria: PTMB Balikpapan Hadirkan Kebahagiaan untuk Penyandang Disabilitas

Tegas! 10 Tim Terbukti Langgar Aturan, Dilarang Ikut Parade Musik Sahur

Bambang mengusulkan agar solusi digital dan berbasis alam terus diadvokasi untuk diterapkan secara lebih luas. Kedua elemen ini dianggap sebagai langkah praktis dan transformatif yang dapat membantu menyelesaikan berbagai masalah terkait air.

Dalam enam bulan terakhir, tantangan terkait air semakin meningkat, termasuk bencana air, nexus air-pangan-energi, dan dampak air terhadap kualitas hidup. Di wilayah seperti Rio Grande do Sul di Brasil, Baghlan Utara di Afghanistan, dan Sumatera Barat di Indonesia, masyarakat masih memulihkan diri dari banjir yang menewaskan sekitar 500 orang dan membuat lebih dari 90.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Di Asia Tenggara, dalam empat bulan pertama tahun ini, terjadi setidaknya 320 insiden banjir dan kekeringan, yang menyebabkan ratusan kematian dan banyak kehilangan tempat tinggal. Insiden ini terjadi di tengah banyak negara berkembang yang masih jauh dari pencapaian SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi, dengan sekitar 1,9 miliar orang di Asia dan Pasifik masih kekurangan akses ke air bersih dan sanitasi menurut UNESCAP.

Bambang Susantono menekankan bahwa transformasi digital dapat menyediakan data yang luas untuk analisis mendalam, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat ketahanan sistem air. Solusi berbasis alam, seperti reforestasi dan sistem drainase berkelanjutan, menawarkan peluang untuk menciptakan kehidupan yang lebih berkelanjutan.

“Sebagai contoh, di ibu kota baru Indonesia, Nusantara, terdapat pondok pesantren Hidayatullah di Kecamatan Sepaku. Di dalam sekolah seluas 10 hektar ini, terdapat basin retensi alami yang merupakan sumber air bersih vital. Basin ini mendukung kebutuhan sekolah dan masyarakat sekitar, dengan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan,” sebut Bambang.

Baca Juga : PLN Gelar Apel Siaga Kelistrikan, Pastikan Toleransi Kunci Sukses Membangun Kaltara 

Otorita Ibu Kota Nusantara berkomitmen untuk mengadopsi konsep “kota spons” yang memanfaatkan solusi berbasis alam. Otorita IKN juga bekerja sama dengan berbagai instansi, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), untuk mengembangkan rencana induk pengendalian banjir dan drainase. Nusantara juga mengintegrasikan komponen kota pintar, seperti Manajemen Air Cerdas dan Sistem Peringatan Dini, untuk memastikan ketahanan kota.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, siap bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Otorita IKN, untuk menghadapi perubahan iklim melalui pengelolaan air bersih yang baik. Basuki menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dan memastikan akses air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami (KemenPUPR) selalu mendalami setiap kemitraan dengan berbagai pihak dalam pengelolaan sumber daya air. Kita sudah banyak melihat bagaimana perubahan iklim sangat berdampak pada kemajuan dan kesejahteraan sosial-ekonomi warga dunia, di mana hal ini salah satunya bisa kita antisipasi dengan pengelolaan sumber daya air yang baik dan benar dengan berbagai pihak yang saling bersinergi,” ucap Basuki.

Sebagai penutup, Bambang Susantono mengajak semua pihak untuk terus bekerja keras dalam mengatasi tantangan terkait air, perubahan iklim, dan ketahanan dengan memanfaatkan teknologi dan solusi berbasis alam. Air bukan sekadar sumber daya, tetapi esensi yang menopang kehidupan dan ekosistem. Bambang berharap WWF yang akan datang dapat menghasilkan semangat yang kuat untuk melindungi sumber daya air bagi generasi mendatang.

Pertemuan HELP ke-23 ini dipimpin oleh Han Seung-Hoo, mantan Perdana Menteri Korea. Selain itu, hadir pula Mark Harbers, Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda.(**)

Tags: HeadlineIKNKTT WFF 2024NusantaraOtorita Ibu Kota Nusantara

Berita Lainnya

Daerah

Jelang Idulfitri, JMSI Nunukan Salurkan Bantuan Pangan untuk Ibu-Ibu Pejuang Keluarga

19 Maret 2026 20:31
Daerah

Libur Tenang, Air Aman: PTMB Balikpapan Perkuat Layanan Jelang Lebaran

19 Maret 2026 20:18
Daerah

Ramadan Ceria: PTMB Balikpapan Hadirkan Kebahagiaan untuk Penyandang Disabilitas

19 Maret 2026 19:15
Daerah

Tegas! 10 Tim Terbukti Langgar Aturan, Dilarang Ikut Parade Musik Sahur

19 Maret 2026 16:26
Daerah

Polresta Bulungan Pastikan Perayaan Malam Hari Suci Nyepi di Pura Agung Jagat Benuanta Berjalan Kondusif

19 Maret 2026 13:44
Daerah

Gema Ramadan di Tarakan, Ini Para Juara Parade Musik Sahur 2026

19 Maret 2026 12:58
Next Post

Hadiri Turnamen Domino, Gubernur Zainal Apresiasi Semangat Kebersamaan

Sinergi Dengan Pemerintah Percepat Pemulihan Kelistrikan Mahulu

Penjabat Wali Kota Tarakan Hadiri Halal Bihalal Akbar bersama Ust. H. Abdul Somad

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kapolda Kaltara Tinjau Jembatan Baru di Sungai Cahaya Baru, Akses Pelajar Kini Lebih Aman

    Kapolda Kaltara Tinjau Jembatan Baru di Sungai Cahaya Baru, Akses Pelajar Kini Lebih Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Camat Tarakan Utara Hadiri Rapat Persiapan Pembangunan Pusat Pemerintahan Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momentum Ramadan, KKBM Kaltara Siap Gelar Bukber Guna Pererat Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Dekade Berbagi: PSHT Cabang Tarakan Salurkan 1.000 Paket Takjil dan Sembako di Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yon TP 922/Upun Taka Mulai Ditempatkan di Tana Tidung, Dandim Tana Tidung Tekankan Kesiapan Prajurit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Mudik Sambil Urus Sertipikat, Tiga Kantah di Sulsel Siap Layani Masyarakat

19 Maret 2026 20:55

Jaga Keamanan Pusat Keramaian, Polda Kaltara Imbau Warga Waspadai Barang Berharga

19 Maret 2026 20:35
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP