NUNUKAN, Fokusborneo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan memasuki babak baru. Bertempat di Nunukan, Sabtu (22/11/25), Ketua KONI Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Nasir, secara resmi melantik Muhammad Yasin sebagai Ketua KONI Kabupaten Nunukan untuk masa bakti 2025-2029.
Pelantikan ini disaksikan sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Nunukan Irwan Sabri, Anggota DPRD Provinsi Dapil Nunukan, Forkopimda Nunukan, Plt. Sekda Nunukan, Anggota DPRD Nunukan, serta segenap tamu undangan.
Dalam sambutannya, Muhammad Nasir menegaskan pelantikan ini bukan hanya seremoni, melainkan titik awal yang krusial untuk memacu prestasi dan pembinaan atlet di perbatasan utara Kaltara.
“Pelantikan hari ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk memacu prestasi atlet, membina pengurus cabang olahraga, dan memastikan kegiatan olahraga di Nunukan berjalan optimal,” ujar Nasir.
Nasir secara khusus menyoroti potensi besar Kabupaten Nunukan yang telah terbukti mampu melahirkan atlet berprestasi. Salah satunya adalah atlet dari cabang olahraga Panjat Tebing yang sukses mengharumkan nama Kaltara di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) beberapa waktu lalu. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kepengurusan baru untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.
”Nunukan sudah membuktikan punya talenta kelas nasional, seperti atlet panjat tebing yang berjuang keras di PON. Prestasi ini harus kita tingkatkan. KONI Nunukan yang baru harus menjadikan pembinaan atlet sebagai fokus utama, memastikan setiap bakat mendapat dukungan maksimal untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegas Nasir.
Ketua KONI Kaltara juga memastikan, dukungan dari provinsi akan diberikan secara merata ke lima kabupaten/kota, meliputi seminar tata kelola, monitoring perkembangan, hingga persiapan atlet menuju kompetisi bergengsi seperti SEA Games.
”Semua dukungan diberikan kepada mereka yang memang layak. Kami tidak akan membantu cabang olahraga yang tidak memberikan kesempatan bagi atlet berprestasi. Pemilihan atlet selalu berdasarkan prestasi, bukan kedekatan personal,” tambahnya.
Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltara 2026 yang sebagian besar akan digelar di Kabupaten Malinau, Nasir menekankan pentingnya akuntabilitas data atlet diantaranya pendaftaran atlet. Ini Akan dilakukan secara daring (online) untuk memastikan keaslian data, termasuk domisili dan KTP. Tujuannya mencegah atlet dari luar Kaltara berpartisipasi, sehingga Porprov benar-benar menjadi ajang pembuktian atlet daerah.
“Fokus kita adalah memastikan setiap atlet yang berprestasi mendapat perhatian. Persiapan Porprov, pengembangan cabang olahraga, hingga pembinaan jangka panjang harus berjalan bersamaan. Semua ini untuk kemajuan olahraga di Nunukan dan Kaltara secara umum,” tutup Nasir.
Kepengurusan KONI Nunukan yang baru diharapkan dapat segera merumuskan program kerja yang fokus pada pembibitan atlet usia dini dan pengembangan cabang olahraga potensial, demi mengibarkan bendera Kaltara di kancah olahraga nasional.(*/mt)















Discussion about this post