• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

Menuju Tarakan Modern Melalui Utilitas Terpadu,

by Redaksi
21 Juli 2025 18:28
in Opini
A A

Subono Samsudi Bersama Budayawan Tarakan Datu Norbeck. Foto: dok pribadi

Pada masa kepemimpinan Wali Kota dr. Jusuf SK (1999–2009), Kota Tarakan sempat dikenal luas dengan julukan “The Little Singapore”. Julukan ini bukan sekadar slogan kosong, melainkan lahir dari capaian konkret: kota yang bersih, teratur, rapi, dan memiliki visi jangka panjang untuk menjadi pusat jasa dan perdagangan di wilayah utara Indonesia.

Penerapan prinsip tata kota yang konsisten dan penghargaan Adipura berturut-turut menjadi simbol keberhasilan visi tersebut.

Baca Juga

BI Tahan Bunga Acuan

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

Warisan gagasan ini kemudian bertransformasi dalam bentuk digital dan teknologi di era kepemimpinan Wali Kota dr. Khairul – Effendhi Djuprianto, yang mencanangkan Tarakan sebagai Smart City.

Kota pintar tidak hanya tentang digitalisasi dan teknologi aplikasi, tetapi juga mencakup infrastruktur fisik yang cerdas dan sistem pelayanan publik yang efisien dan terintegrasi.

Namun, kemajuan digital tanpa kemajuan fisik adalah ilusi. Di banyak sudut kota, kabel listrik dan telekomunikasi masih bergelantungan secara semrawut. Saluran pipa air, drainase, dan jaringan komunikasi kerap tumpang tindih di bawah tanah tanpa sistem pengelolaan bersama. Ketika ada kerusakan atau perbaikan, galian jalan dilakukan berulang-ulang oleh berbagai instansi, menyebabkan pemborosan biaya, gangguan lalu lintas, dan penurunan kualitas jalan.

Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Bila Tarakan ingin tampil sebagai kota modern dan berdaya saing tinggi, pembangunan utilitas terpadu bawah tanah (common utility duct) adalah keniscayaan. Sistem ini memungkinkan penempatan berbagai jaringan utilitas seperti air bersih, air limbah, listrik, telekomunikasi, gas, dan lainnya dalam satu koridor bersama. Hasilnya adalah kota yang lebih tertib, aman, hemat biaya dalam jangka panjang, dan estetis secara visual.

Menentukan Kawasan Percontohan yang Realistis

Dalam tahapan awal pembangunan utilitas terpadu, penetapan kawasan percontohan sangat menentukan. Tidak semua wilayah bisa langsung ditata, dan tidak semua kawasan memiliki tantangan teknis yang sama. Oleh karena itu, perlu pendekatan bertahap berdasarkan skala prioritas, efisiensi biaya, dan kesiapan infrastruktur eksisting.

1. Kawasan Prioritas Pertama: Islamic Center dan Sekitarnya

Kawasan yang paling ideal sebagai pilot project utilitas terpadu adalah area Islamic Center, yang mencakup Masjid Baitul Izzah, Sport Center, Taman Berkampung, Museum Kota, Perpustakaan Daerah, dan Gedung Pemuda. Kawasan ini merupakan ruang publik yang sangat aktif, terutama saat pagi dan sore hari serta akhir pekan, ketika warga ramai berolahraga, bersantai, atau mengikuti kegiatan sosial-keagamaan.

Selain tingkat aktivitas yang tinggi, kawasan ini juga secara teknis lebih mudah ditata karena masih minim kabel udara dan belum padat jaringan bawah tanah. Dengan demikian, biaya konstruksi relatif lebih murah, dan keberhasilannya dapat menjadi etalase nyata bagaimana wajah kota yang rapi dan fungsional dapat diwujudkan melalui sistem utilitas terpadu.

2. Kawasan Prioritas Kedua: Jalan Kalimantan dan Jalan Irian

Kawasan ini merupakan pusat pemerintahan dan pelayanan publik Kota Tarakan. Di sepanjang ruas Jalan Kalimantan dan Irian terdapat Kantor Wali Kota, RSUD dr. Jusuf SK, Kodim 0907 Tarakan, serta Kejaksaan Negeri Tarakan. Penataan utilitas di kawasan ini akan mendukung kelancaran layanan publik, serta meningkatkan profesionalisme dan citra tata kelola kota.

Jalan ini juga padat aktivitas harian. Dengan penerapan utilitas terpadu, kebutuhan perbaikan dan perawatan jaringan tidak lagi harus mengganggu lalu lintas atau merusak infrastruktur jalan yang sudah ada.

3. Kawasan Prioritas Ketiga: Koridor Bandara–Pelabuhan

Koridor ini mencakup Jalan Mulawarman dan Jalan Yos Sudarso, yang menghubungkan dua simpul transportasi utama: Bandara Juwata dan Pelabuhan Malundung. Sebagai jalur strategis nasional, koridor ini menjadi etalase kota bagi pengunjung dari luar daerah. Penataan utilitas di sepanjang jalur ini akan meningkatkan kesan pertama terhadap Tarakan sebagai kota pulau modern yang siap bersaing secara regional maupun nasional.

Di masa depan, ketika arus logistik dan mobilitas penduduk semakin meningkat, koridor ini harus mampu mendukung sistem perkotaan yang tangguh dan efisien.

Momentum Baru untuk Tarakan

Transformasi kota tidak bisa dilakukan serentak dan serba instan. Tetapi dengan langkah-langkah nyata yang bertahap, berdasarkan skala prioritas dan efisiensi, Tarakan bisa kembali menjadi contoh bagaimana kota kecil di wilayah perbatasan mampu melompat menjadi kota yang modern dan berkelas dunia.

Pembangunan utilitas terpadu bukan semata urusan teknis, melainkan simbol dari kematangan peradaban kota—bahwa ruang publik dijaga, pelayanan dimodernisasi, dan warganya dilayani dengan tertib. Tarakan punya modal: sebagai kota pulau strategis di utara Kalimantan, dengan warisan visi yang kuat dari masa lalu, dan dengan semangat kolaboratif antar-stakeholder yang terbuka untuk masa depan.

Kini saatnya kembali membuktikan: bahwa julukan “The Little Singapore” bukanlah nostalgia, melainkan panggilan untuk melangkah lebih maju – dengan sistem, dengan estetika, dan dengan keberanian. (**)

Oleh: Subono Samsudi

Pemerhati lingkungan dan pembangunan, Ketua Komunitas Mantap Indonesia (KMI) Tarakan, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan SDA Kota Tarakan

 

Tags: AdipuraHeadlineOpiniTarakanTarakan smart citythe little Singapore

Berita Lainnya

BI Tahan Bunga Acuan
Ekonomi

BI Tahan Bunga Acuan

23 Februari 2026 17:19
Opini

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

14 Februari 2026 09:35
Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!
Ekonomi

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

27 Januari 2026 22:53
Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas
Opini

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

22 Januari 2026 05:50
QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat
Ekonomi

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

21 Januari 2026 20:26
Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Next Post

Personel Ditpolairud Polda Kaltara Laksanakan Operasi SAR di Perairan Tanjung Tiram, Korban Diduga Hilang Diserang Buaya

Purna Tugas ASN di Balikpapan, Wali Kota Tegaskan Pengabdian Tak Berhenti

Wawali Tinjau Bendali Gang Kantil, Dorong Integrasi Infrastruktur dan Sosial

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum: Lamanya Plt di Kaltara karena Proses Birokrasi dan Regulasi yang Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Tambak Menurun, Muddain Usulkan Ada Reklamasi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

IKN Perkuat Kepastian Investasi, Hadirkan Aturan Lahan dan Insentif Fiskal yang Lebih Transparan dan Kompetitif

28 Februari 2026 20:59

Sambut HUT ke-29, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

28 Februari 2026 20:45
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP