Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Politik · 26 Nov 2020 12:13 WITA ·

426 Pengawas TPS Jalani Rapid Test, Terbukti Reaktif Berpotensi Diganti


Ketua Bawaslu Kota Tarakan Muhammad Zulfauzy juga ikut menjalani rapid test. Foto : Bawaslu Kota Tarakan Perbesar

Ketua Bawaslu Kota Tarakan Muhammad Zulfauzy juga ikut menjalani rapid test. Foto : Bawaslu Kota Tarakan

TARAKAN – Sebanyak 426 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Tarakan, menjalani rapid test secara serentak sebelum melaksanakan tugas saat pencoblosan pada 9 Desember 2020. Hal ini merupakan upaya dari Bawaslu Kota Tarakan menekan jumlah penyebaran virus Covid-19 di internal penyelenggara.

Koordinator Divisi Sumberdaya Manusia dan Organisasi (SDMO) Bawaslu Tarakan, Jupri S.H, mengatakan pengambilan rapid test di lakukan ditempat yang berbeda.

“Ada tiga titik pengambilan, di Sekretariat Panwaslu Tarakan Timur, Panwaslu Tarakan Tengah dan Panwaslu Kecamatan Tarakan Utara,” kata Jufri, Kamis (26/11/20).

Selain PTPS, seluruh jajaran Pawnaslu Kecamatan beserta staf pendukung juga menjalani rapid test.

“Jadi semua unsur yang ada di Bawaslu tingkat kota, Panwaslu Kecamatan serta Pengawas Kelurahan juga harus Rapid Test,” bebernya.

Diakuinya, jika nanti ada salah satu PTPS yang dinyatakan reaktif, maka pihaknya akan melakukan pergantian antar waktu (PAW). Namun, ia berharap setelah menjalani rapid test tidak ada PTPS yang dinyatakan reaktif.

“Kalau ada reaktif dari hasi rapid test pertama maka akan dilakukan lagi tapid test kedua kalinya dan jika masih reaktif yah harus dicari penggantinya,” tegas Jupri.

Pelaksanaan rapid test di internal Bawaslu Kota Tarakan, juga tidak terlepas dari peran Sekretariat yang selalu bersedia memberikan fasilitas dalam memenuhi kebutuhan.

Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Tarakan Rahmat Nur mengatakan, ini merupakan komitmen Bawaslu dalam melaksanakan seluruh tahapan dengan mematuhi protokol kesehatan dan mekanisme dalam penanggulangannya sesuai aturan dan peraturan serta regulasi yang ada.

“Pada prinsipnya apa yang menjadi kebutuhan Bawaslu tentu akan di upayakan,” tutupnya.(**/mt)

Artikel ini telah dibaca 226 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kembali Fasilitasi Vaksinasi Dosis Kedua, Deddy Sitorus Ingatkan Warga Tetap Jaga Prokes

29 November 2021 - 14:09 WITA

Aklamasi, Tasa Gung Terpilih Jadi Ketua DPC Hanura Bulungan

29 November 2021 - 13:24 WITA

Desa Binusan Diusulkan Jadi Desa Wisata, Deddy Sitorus Akan Temui Menparekraf

26 November 2021 - 19:39 WITA

Dorong Pengembangan Pariwisata, DPRD KTT Studi Banding Ke Malinau

23 November 2021 - 21:23 WITA

AHY Ketum Demokrat Yang Sah Diakui Negara

23 November 2021 - 19:04 WITA

Hasan Basri : Serikat Buruh Jangan Berpolitik Praktis

22 November 2021 - 19:24 WITA

Trending di Nasional