Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Politik · 22 Okt 2021 06:40 WITA ·

DPRD Dukung Tarakan Gelar PTM


Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan Sofyan Udin Hianggio. Foto : Fokusborneo.com Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan Sofyan Udin Hianggio. Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tarakan Sofyan Udin Hianggio mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah segera dibuka di Kota Tarakan. Apalagi status PPKM di Kota Tarakan turun dari level 4 menjadi level 3.

“Sebenarnya pembelajaran sudah dimulai di Tarakan. Ada beberapa sekolah yang sudah melakukan simulasi termasuk sekolah swasta, apalagi level PPKM sudah turun menjadi 3,” kata Sofyan Udin Hianggio saat diwawancarai Fokusborneo.com beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Sofyan, sebelumnya Komisi 2 DPRD Kota Tarakan telah meninjau proses persiapan PTM di beberapa sekolah. Dari hasil peninjuan, penerapan protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19 di sekolah cukup ketat.

“Termasuk sekolah anak saya sendiri (SDIT Ulul Albab). Mereka juga melalui proses mulai dari pengantaran, penjemputan, itu semua sudah melalui tahapan-tahapan yang sangat ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19,” ujar politisi Partai Golkar.

Dikatakan Sofyan, pemerintah Kota Tarakan saat ini gencar melakukan program vaksinasi Covid-19 massal untuk mempercepat terbentuknya herd immunity. Sasaran vaksinasi ini, tidak hanya masyarakat umum tetapi juga guru dan pelajar.

width"450"
width"425"

“Memang mau tidak mau kita juga harus bersiap-siap. Apalagi juga beberapa persyaratan termasuk guru divaksin sudah, termasuk siswa. Mudah-mudahan vaksin di Tarakan bisa mencapai diatas 50 persen jadi bisa PTM,” jelas Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Tarakan.

Ditambahkan Sofyan, apalagi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tarakan, sudah menurun jauh dibandingkan pasca lebaran Idul Fitri bulan Juni dan Juli 2021. Sesuai data Satgas Covid-19, penambahan kasus Covid-19 perharinya di bawah 10 orang dan kasus aktif 166 orang.

“Ini kan jedahnya sudah lama dan semua sekolah sudah berproses untuk menghadapi PTM. Jadi setelah dibuka, mereka ini sudah siap melakukan PTM,” beber Opan sapaan akrap Sofyan Udin Hianggio.

Sementara itu, berdasarkan data dirilis Satgas Covid-19 Kota Tarakan per tanggal 21 Oktober 2021, masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 114.027 jiwa atau 53,41 persen dan dosis kedua sebanyak 40.178 jiwa atau 18,81 persen. Untuk dosis ketiga sasaran sumber daya manusia kesehatan, dari 3.078 jiwa sudah 2.036 jiwa atau 66,15 persen.(Mt)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tanggul Tulak Milik KPUC Jebol, Ketua DPRD Kaltara Minta Pemerintah Jangan Anggap Remeh

14 Agustus 2022 - 22:57 WITA

Silaturahmi ke Desa Kelapis Malinau, Ini Usulan Petani ke Fenry Alpius

14 Agustus 2022 - 22:36 WITA

PKB – Gerindra Resmi Berkoalisi, Achmad Usman Harap Koalisi ini Semakin Solid

13 Agustus 2022 - 23:01 WITA

Ditemukan Dugaan Kasus Stunting di Desa Apung Bulungan, DPRD Minta Pemda Hadir

13 Agustus 2022 - 21:45 WITA

Anggota DPRD Kaltara Hermanus Gelar Wasbang di SMPN 1 Lumbis, Ini Pesannya

12 Agustus 2022 - 19:38 WITA

Komisi III DPRD KTT Harap Pemda Ambil Langkah Cepat Cari Pengganti Kantor KPU

12 Agustus 2022 - 13:03 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!