Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Politik · 10 Jun 2022 18:10 WITA ·

Banyak Dibutuhkan Masyarakat, DPRD Kaltara Minta Pelni Buka Rute Kapal Tarakan-Surabaya


Anggota DPRD Provinsi Kaltara dari gabungan Komisi 1 dan 3 berkunjung ke Pelni Tarakan. Foto : Fokusborneo.com Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Kaltara dari gabungan Komisi 1 dan 3 berkunjung ke Pelni Tarakan. Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari gabungan Komisi 1 dan 3 melakukan kunjungan kerja ke Kantor PT. Pelni di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kamis (9/6/22). Kunjungan ini, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang meminta supaya rute kapal Tarakan-Surabaya kembali dibuka.

Kedatangan anggota DPRD Provinsi Kaltara terdiri dari Rakhmat Sewa, Ahmad Usman, Norhayati Andris dan Tamara, disambut Kepala Kantor Cabang PT. Pelni Kota Tarakan Asmar Joni.

“Kami berkunjung karena banyak info-info dari masyarakat katanya tidak adanya rute kapal dari Surabaya. Terus yang berikutnya ini juga rute yang ada sekarang ini dianggap kurang,” kata Sekretaris Komisi 3 DPRD Provinsi Kaltara Rakhmat Sewa saat diwawancarai Fokusborneo.com.

Sekretaris Komisi 3 DPRD Provinsi Kaltara Rakhmat Sewa. Foto : Fokusborneo.com

Dikatakan Rakhmat Sewa, setiap tahun di Kota Tarakan penumpang kapal Pelni yang turun ada sekitar 34 ribu orang dan naik sekitar 29.000 orang. Hanya saja, rute perjalanan kapal masih terbatas dan perlu diperbanyak.

width"450"
width"425"

“Ini dari aspirasi masyarakat, banyak menyampaikan supaya rute Surabaya kembali dibuka. Apalagi dengan mahal tiket pesawat, sehingga masyarakat banyak beralih kepada transportasi laut,” ujar politisi PDIP.

Lebih penting lagi ditambahkan Rakhmat Sewa, banyak pengusaha-pengusaha juga menginginkan rute Surabaya dibuka. Supaya barang-barang dari Surabaya bisa masuk ke Tarakan.

“Sebenarnya kalau ada rute Surabaya, ada saja barang-barang dari Surabaya yang bisa masuk dari Tarakan ke Surabaya,” jelas mantan Anggota DPRD Kota Tarakan 2 periode.

Anggota DPRD Provinsi Kaltara dari gabungan Komisi 1 dan 3 berkunjung ke Pelni Tarakan. Foto : Fokusborneo.com

Kelebihan kapal Pelni, dijelaskan Rakhmat Sewa soal kecepatan waktu. Hal ini berbeda dengan kapal Kargo. Selain itu biaya kirimnya juga lebih murah dibandingkan kapal Kargo.

“Menurut informasinya, begitu kapal datang tidak ada tunda menunda tidak ada sistem tindakan atau mengantri ketika kapal Pelni mau merapat ke Pelabuhan bisa langsung. Itu kelebihan Pelni kecepatan waktu,” beber Rakhmat Sewa.

Sebagai wakil rakyat, Rakhmat Sewa bersama teman-teman DPRD Provinsi Kaltara berharap rute kapal Tarakan-Surabaya segera dibuka. Jadi kedatangan kapal bisa bertambah tidak hanya 8 kali setiap bulan seperti yang terjadi sekarang.

“usulan ini juga akan kami sampaikan ke PT Pelni pusat serta Kemenhub (Kementerian Perhubungan) bahwa rute Surabaya sangat di butuhkan masyarakat. Mudah-mudahan tidak lama ada rute Surabaya,” tutup Rakhmat Sewa.(Mt/Ad)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 346 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berkunjung ke Kediaman Dr Salim, UAS: Silaturahim Menambah Keberkahan

19 Agustus 2022 - 22:00 WITA

Ketua DPRD Jamhari Ikuti Jalan Santai Bersama Ribuan Warga KTT

19 Agustus 2022 - 21:48 WITA

Sungai Sesayap Tercemar Limbah, Jamhari Sebut Sangat Berdampak Kepada Warga KTT

19 Agustus 2022 - 17:10 WITA

DPRD Prihatin Warga Malinau Kesulitan Air Bersih Dampak Sungai Tercemar Limbah Batubara

19 Agustus 2022 - 08:41 WITA

Ikuti Upacara HUT ke 77 RI, Ketua DPRD Kaltara Bertugas Bacakan Naskah Proklamasi

17 Agustus 2022 - 22:08 WITA

Ketua DPRD Jamhari Ajak Masyarakat Meriahkan dan Isi Kemerdekaan RI

17 Agustus 2022 - 16:37 WITA

Trending di Advetorial
error: Alert: Content is protected !!