Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Politik · 10 Jun 2022 17:32 WITA ·

Terancam Longsor, DPRD Kaltara Berharap Pemkab Nunukan Segera Pasang Bronjong di Kampung Binusan


Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Kaltara Yakob Palung, SH. Foto : Ist. Perbesar

Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Kaltara Yakob Palung, SH. Foto : Ist.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Daerah diharapkan segera memasang bronjong di Kampung Binusan, Kabupaten Nunukan, karena dianggap sudah sangat rawan dan mengancam beberapa perumahan yang ada disekitarnya.

Hal itu disampaikan oleh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari Komisi 3, Yakob Palung, SH kepada media ini awal pekan lalu.

Menurutnya, untuk pemasangan Bronjong dimaksud disampaikan warga Binusan saat berlangsungnya agenda reses masa sidang kedua DPRD Kaltara.

Dimana menurut warga, terkait pemasangan Bronjong tersebut pernah dijanjikan oleh Pemkab Nunukan.

“Saya sendiri menyaksikan langsung bahwa kalau tidak segera dipasang Bronjong sangat rawan sekali, kalau saja ada terjadi curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi bisa saja ada bangunan disekitarnya akan ambruk,” ujar Yakob.

Dimana lanjut dia, ada bagian dapur yang lahan dibagian belakangnya terus terkikis masih terus digunakan, membuat siapa saja yang melihat menjadi miris.

“Dalam hal ini saya juga sudah berpesan kepada pemilik bangunan agar tak lagi beraktifitas memasak makanan dibagian dapur tersebut. Khawatir kejadian yang tak diinginkan terjadi misalnya terjadi longsor tiba-tiba,” ungkap politisi PDIP.

Memang ada upaya antisipasi darurat dengan cara menutup permukaan tanah menggunakan terpal pada bagian yang dianggap rawan. Guna menutup kalau terjadi curah hujan tidak langsung menerpa permukaan tanah.

Kendati demikian harapnya, harus ada aksi pemasangan Bronjong permanen yang sudah dijanji. Agar warganya bisa merasa aman dan nyaman mendiami rumahnya.

Menyinggung apakah sudah ada ganti rugi lahan yang akan dipasang Bronjong tersebut, Yakob Palung mengatakan belum mengetahui persis. Kalau untuk bantuan perorangan sudah ada.

“Kalau dari pemerintah saya juga belum tau,” kata Yakob.

Dan sebutnya beberapa aspirasi yang disampaikan warga tersebut akan terus diperjuangkan. Supaya ada perhatian dari perhatian dari pemerintah sebagai pelaksana pembangunan didaerah.(JK/Mt/Ad)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Tarakan akan bawa Persoalan Sengketan Lahan di Kawasan Bumi Perkemahan Binalatung ke Kemenhan

26 September 2022 - 19:42 WITA

Bertambah Penduduk, Hasan Basri Dorong Pemerintah Tambah Kuota Ibadah Haji

26 September 2022 - 15:10 WITA

Bupati KTT Apresiasi Sosialisasi Netralitas ASN oleh Bawaslu KTT

23 September 2022 - 17:04 WITA

Kabar baik, Rencananya PPDB 2023 ada Penambahan 15 Rombel untuk SMA Negeri di Tarakan

23 September 2022 - 11:56 WITA

DPRD Tana Tidung Apresiasi Pemkab Terima Rekor Muri Ketupat Terbanyak

21 September 2022 - 14:22 WITA

DPRD Kaltara Sidak Harga Sembako di Pasar, Ternyata Ini Penyebab Inflasi

21 September 2022 - 06:09 WITA

Trending di Ekonomi
error: Alert: Content is protected !!