Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Nasional · 23 Jun 2022 12:45 WITA ·

Raker dengan Wamen ATR/BPN, Senator HB Tegaskan untuk Selesaikan Isu Pertanahan di Kalimantan


Anggota BULD DPD RI Hasan Basri. Foto : Ist Perbesar

Anggota BULD DPD RI Hasan Basri. Foto : Ist

JAKARTA – Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI menggelar Rapat Kerja dengan Wakil Menteri ATR/BPN secara virtual dan fisik, Rabu (22/06/22).

Rapat Kerja ini secara khusus membahas tentang Permasalahan Peraturan Daerah yang terkait dengan kewenangan dan urusan di bidang pertanahan.

Rapat kerja ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota BULD DPD RI, Wakil Menteri ATR/BPN, Dirjen Penetapan Hak dan Tanah Pendaftaran beserta jajaran.

Dalam pemaparannya Wakil Menteri ATR/BPN, Raja Juli Antoni menyebutkan terdapat 3 (point) utama yang akan disampaikan dalam raker kali ini. Pertama, Politik Hukum Pertanahan Nasional dan Daerah. Kedua, Kebijakan Pertanahan Nasional dan Perkembangan Reforma Agraria. Ketiga, Perkembangan Pelaksanaan Regulasi Nasional di Bidang Pertanahan yang Berimplikasi pada Kebijakan Regulasi di Daerah.

“Manifestasi Pasal 33 ayat (3) UUD NRI 1945 saat ini menjadi tonggak dasar untuk mengatur sumber daya alam. Yang akan direduksi ke beberapa sektor seperti sektor kehutanan, pertambangan dan kelautan,” ujar Wakil Menteri ATR/BPN.

“munculnya berbagai suatu kebijakan antar sektor tersebut menyebabkan dampak yang sangat signifikan diantaranya terjadinya tumpang tindih tata ruang;, timbulnya sengketa dan konflik baik masyarakat lokal maupun adat yang masuk dalam kawasan hutan dan sengketa lainnya,” lanjutnya.

Merespon pemaparan yang disampaikan oleh Raja Juli Antoni, Senator Muda asal Kalimantan Utara menyampaikan bahwa banyak sekali persoalan-persoalan tanah yang ada di daerah khususnya di Kalimantan Utara yang harus diselesaikan dan ditindaklanjuti.

“Saya konkrit saja, beberapa waktu lalu BAP DPD RI telah melakukan rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder pada tanggal 25 Juni 2021. Kesimpulan yang didapat salah satunya adalah untuk mendorong tim terpadu penyelesaian masalah lahan di kampung Bugis dan Pantai Amal untuk melakukan mediasi dalam rangka penyelesaian masalah tanah,” kata Hasan Basri.

“Dikesempatan ini, saya ingin mendengar dari Wamen ATR/BPN sejauh mana kasus ini di perhatikan dan sudah sampai dimana hasil tindak lanjutnya. Mengingat kasus tersebut menyangkut nasib dan hajat hidup orang banyak,” tanya Hasan Basri.

Menjawab pertanyaan dan masukan yang disampaikan oleh Hasan Basri, Wakil Menteri ATR/BPN mengemukakan secara umum memang permasalahan di bidang pertanahan dan beberapa hambatan kultural.

Lebih jauh di kesempatan yang sama Anggota BULD DPD RI asal Kalimantan Utara menyampaikan kembali bagaimana solusi untuk penyelesaian lahan di kampung Bugis dan Pantai Amal.

“Sampai sekarang, sama sekali saya tidak mendengar, solusi persoalan yang saya sampaikan tentang penyelesaian lahan di kampung Bugis dan Pantai Amal. Ini saya mohon petunjuk dari Pak Wamen yang kebetulan ada target yang disampaikan oleh Pak Menteri untuk menyelesaikan 100% persoalan pendaftaran tanah di seluruh bidang tanah di tahun 2025, sedangkan sampai saat ini baru 40%,” tegas Senator Hasan Basri.

“Kita juga mengetahui secara bersama bahwa persoalan tanah ini banyak sekali ego sektoral, perlu adanya giat khusus untuk menghilangkan ke-ego sektoralan ini, serta urusan tanah bisa dibawah naungan Kementerian ATR/BPN,” lanjut Hasan Basri.

Hasan Basri juga menyampaikan terdapat janji yang di sampaikan oleh Presiden untuk menyelesaikan Sertifikasi Tambak dan Sertifikat Transmigran di Kabupaten Bulungan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri ATR/BPN menyampaikan mengenai persoalan ini akan ditindaklanjuti lebih lanjut melalui pendataan. Wakil Menteri ATR/BPN menilai jika data yang ada saat ini belum sinkron.

Di Penghujung acara Anggota BULD DPD RI yang saat ini juga menjabat sebagai wakil Ketua PURT DPD RI berharap kepada Menteri ATR/BPN beserta jajaran agar dapat memberantas permasalahan tanah yang kerap terjadi di Indonesia. Telebih menurutnya, Menteri ATR/BPN adalah mantan Panglima TNI.

“Kami berharap persoalan tanah antara masyarakat dengan TNI lebih mudah di selesaikan. Tak dapat kita dipungkiri permasalahan pertanahan ini telah membebani banyak masyarakat dan menimbulkan persoalan besar,” tutup Senator muda asal Kalimantan Utara.(**)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Teriakan Dukung dr. Khairul 2 Periode Menggema di Pelantikan  Pengurus Partai Demokrat Tarakan

28 Juni 2022 - 23:13 WITA

Kembali Bantuan Peralatan Pertanian, Fenry Alpius Berharap Petani di Malinau Hasil Panennya Melimpah

28 Juni 2022 - 18:17 WITA

Minimalisir Kerusakan Jalan, Ketua DPRD Kaltara Minta Terminal dan Jembatan Timbang Segera Dibangun

28 Juni 2022 - 17:47 WITA

DPD PAN Tarakan Usulkan Tiga Nama Capres di Pemilu 2024

28 Juni 2022 - 08:23 WITA

Buruh Keluhkan Kebebasan Berserikat, DPRD Kaltara Minta 5 Poin Kesepakatan Bersama Supaya Ditindaklanjuti

27 Juni 2022 - 18:13 WITA

Uji Sahih RUU Serikat Pekerja/Serikat, Hasan Basri sampaikan Pentingnya Manajemen Organisasi Serikat Buruh

27 Juni 2022 - 14:34 WITA

Trending di Ekonomi
error: Alert: Content is protected !!