Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Politik · 14 Jul 2022 17:40 WITA ·

Deddy Sitorus dan Direksi Pertamina Tinjau Antrean BBM Di Krayan


Anggota DPR RI Deddy Sitorus pantau antrian BBM di Krayan. Foto : Ist Perbesar

Anggota DPR RI Deddy Sitorus pantau antrian BBM di Krayan. Foto : Ist

KRAYAN – Krisis BBM di Krayan, Kabupaten Nunukan semakin parah. Masyarakat antre berjam-jam, hanya untuk mengisi BBM 3 liter.

Kondisi ini disaksikan langsung oleh Direktur Utama PT. Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dan Anggota DPR RI Deddy Yevri Sitorus.

“Sabar ya, kami akan segera mencarikan jalan keluar. Saya mengajak Direktur Pertamina untuk mencarikan jalan keluar atas masalah ini,” tegas politisi PDI Perjuangan ini didepan ratusan warga yang mengantre.

Kunjungan kerja Direksi Patra Niaga Pertamina di perbatasan khusus untuk melihat langsung distribusi BBM satu harga. Rombongan terbang dari Tarakan menggunakan pesawat Smart Cakrawala Aviation, Kamis (14/7/22).

Tiba di Bandara Yuvai Semering, rombongan langsung bergerak di salah satu SPBU di Krayan Induk. Alangkah terkejutnya Alfian Nasution melihat antrean yang mengular.

Warga mengaku sudah 3 jam mengantre. Menunggu petugas membagikan kupon, untuk mengisi 3 liter Pertalite.

“Kasian ya. Di kota baru kosong sedikit sudah teriak. Disini masyarakat mengantre berjam-jam,” jelasnya.

Masyarakat antrian BBM di Krayan. Foto : Ist

Apa yang menyebabkan BBM di Krayan sulit di dapat? Ternyata adalah persoalan distribusi. Dalam sesi dialog, Alvian berjanji akan menambah pasokan. Terutama penyediaan pesawat pengangkut BBM.

“Saya akan bicarakan dengan teman-teman, untuk menambah pesawat Air Traktor. Apalagi di Krayan ada dua SPBU yang akan dibangun. Totalnya jadi kita punya lima distributor termasuk LPG,” ujar Alfian.

Setali tiga uang, Deddy Sitorus juga ikut mengelus dada. Anggota Komisi 6 ini berupaya keras mengajak pihak Pertamina melihat langsung ke lapangan.

“Kita tidak mau direksi Pertamina hanya mendapat laporan. Saya minta dereksi langsung mengecek ke lokasi. Jadi bisa segera diambil solusinya. Kasihan masyarakat,” tandas Deddy.

Kunjungan yang juga dalam rangka reses ini dimanfaatkan masyarakat Krayan curhan kepada Deddy Sitorus. Tidak hanya BBM, masalah distribusi sembako, infrastruktur jalan, hingga masalah kesehatan.

“Kalau soal dokter di Puskesmas dan RS Pratama, harusnya Anda mengadadu ke Bupati Nunukan. Itu tanggung jawab dia. Jangan ke saya,” tegas Deddy lantang.

Sementara itu, usai mengunjungi Krayan, rombongan terbang ke Nunukan. Dijadwalkan, Dirut Patra Niaga Pertamina dan Deddy Sitorus akan melihat distribusi BBM mulai dari Sungai Ular dan berakhir di Mansalong menggunakan Helikopter.(Pai)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Tarakan akan bawa Persoalan Sengketan Lahan di Kawasan Bumi Perkemahan Binalatung ke Kemenhan

26 September 2022 - 19:42 WITA

Bertambah Penduduk, Hasan Basri Dorong Pemerintah Tambah Kuota Ibadah Haji

26 September 2022 - 15:10 WITA

Bupati KTT Apresiasi Sosialisasi Netralitas ASN oleh Bawaslu KTT

23 September 2022 - 17:04 WITA

Kabar baik, Rencananya PPDB 2023 ada Penambahan 15 Rombel untuk SMA Negeri di Tarakan

23 September 2022 - 11:56 WITA

DPRD Tana Tidung Apresiasi Pemkab Terima Rekor Muri Ketupat Terbanyak

21 September 2022 - 14:22 WITA

DPRD Kaltara Sidak Harga Sembako di Pasar, Ternyata Ini Penyebab Inflasi

21 September 2022 - 06:09 WITA

Trending di Ekonomi
error: Alert: Content is protected !!