Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Politik · 16 Sep 2022 10:30 WITA ·

Pelindo Diberi Waktu 1 Bulan Evaluasi, Ini Rekomendasi DPRD Soal Tarif Parkir Pelabuhan Malundung


Pelabuhan Malundung Kota Tarakan. Foto : Fokusborneo.com Perbesar

Pelabuhan Malundung Kota Tarakan. Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – Usai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT. Pelindo dan Dinas Perhubungan (Dishub), DPRD Kota Tarakan mengeluarkan 5 poin rekomendasi untuk soal mahalnya tarif parkir di Pelabuhan Malundung, Selasa (13/9/22).

5 poin rekomendasi tersebut diantaranya :

1. Meminta PT. Pelindo dengan Dishub supaya berkoordinasi atau membahas tarif parkir di Pelabuhan Malundung.

2. Meminta PT. Pelindo membuat kajian tentang tarif parkir untuk menjadi dasar pengajuan perubahan ke Direksi.

3. Meminta PT. Pelindo membuat perbandingan tarif parkir dengan Perda Kota Tarakan yang berlaku sekarang.

4. Meminta PT. Pelindo menunjukan aturan Direksi yang menjadi dasar penetapan tarif parkir di Pelabuhan Malundung.

5. Komisi 3 siap untuk menghadiri atau menemani PT. Pelindo Tarakan untuk bertemu Direksi PT. Pelindo IV membahas tentang tarif parkir apabila diperlukan.

Rdp Komisi 3 DPRD Kota Tarakan dengan PT. Pelindo Tarakan bahas soal tarif parkir di Pelabuhan Malundung. Foto : Ist.

Sementara itu, soal rekomendasi tersebut, DPRD memberi waktu 1 bulan kepada PT. Pelindo 4 Cabang Kota Tarakan untuk melakukan evaluasi soal tarif Pelabuhan Malundung.

“Kami Komisi 3 memberikan waktu selama 1 bulan untuk melakukan evaluasi. Kalau selama 1 bulan tidak ada respon, kami akan mengurati maupun kita datangi,” kata Ketua Komisi 3 DPRD Kota Tarakan Muhammad Hanafia.

Dalam pertemuan ini, DPRD sempat meminta dasar penetapan tarif parkir tersebut. Dari jawaban PT. Pelindo menyampaikan bahwa dasar penetapan tarif kendaraan di Pelabuhan Malundung berdasarkan aturan direksi.

“Kami sempat meminta untuk ditunjukan mana aturan bisa sampai sekian, tapi mereka belum bisa menunjukan itu. Sedangkan fasilitas yang disiapkan PT. Pelindo tidak begitu standar juga, harusnya parkirannya luas, nyaman jadi kami menilai tidak sesuai,” ujar Hanafia.

Bahkan, diterangkan Hanafia tarif parkir di Pelabuhan Malundung ini lebih mahal dibandingkan di Bandara Juwata Tarakan.

“Maka diakhir pertemuan itu kami mengeluarkan 5 poin rekomendasi. Supaya PT. Pelindo punya dasar untuk melakukan evaluasi,” beber politisi Gerindra.(Mt)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 164 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Tarakan akan bawa Persoalan Sengketan Lahan di Kawasan Bumi Perkemahan Binalatung ke Kemenhan

26 September 2022 - 19:42 WITA

Bertambah Penduduk, Hasan Basri Dorong Pemerintah Tambah Kuota Ibadah Haji

26 September 2022 - 15:10 WITA

Bupati KTT Apresiasi Sosialisasi Netralitas ASN oleh Bawaslu KTT

23 September 2022 - 17:04 WITA

Kabar baik, Rencananya PPDB 2023 ada Penambahan 15 Rombel untuk SMA Negeri di Tarakan

23 September 2022 - 11:56 WITA

DPRD Tana Tidung Apresiasi Pemkab Terima Rekor Muri Ketupat Terbanyak

21 September 2022 - 14:22 WITA

DPRD Kaltara Sidak Harga Sembako di Pasar, Ternyata Ini Penyebab Inflasi

21 September 2022 - 06:09 WITA

Trending di Ekonomi
error: Alert: Content is protected !!