Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Politik · 19 Sep 2022 18:15 WITA ·

Tetap Konsisten, PKS Kaltara Tolak Kenaikan BBM


Anggota DPRD Provinsi Kaltara dari PKS Syamsuddin Arfah. Foto : Ist Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Kaltara dari PKS Syamsuddin Arfah. Foto : Ist

TARAKAN – PKS Provinsi Kaltara Utara (Kaltara) tetap konsisten tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebab kenaikan harga BBM ini, dampaknya sangat dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kaltara dari PKS Syamsuddin Arfah. Kenaikan harga BBM ini, menyebabkan semua harga baik kebutuhan pokok maupun yang lainnya ikut naik.

“Kan semuanya muaranya dari BBM. Kalau BBM naik gak mungkin semuanya gak naik,” kata Syamsuddin Arfah.

Menurutnya, kenaikan harga BBM ini kondisinya kurang tepat. Belum rakyat Indonesia pulih dari pandemi Covid-19, sudah dihantam dengan kenaikan harga BBM.

“Ini kondisinya sangat berat, baru rakyat kena Covid dihantam lagi dengan kenaikan harga BBM,” ujar pria yang juga menjabat Ketua MPW PKS Provinsi Kaltara.

Sebelum menaikan harga BBM, seharusnya pemerintah memikirkan dampaknya. Soalnya sangat memberatkan masyarakat khususnya nelayan di Kaltara.

“Kita berharap pemerintah hadir. Kalau pemerintah tidak hadir, lalu kepada siapa masyarakat mengadu,” pesan Syamsuddin Arfah.

Sebagai anggota DPRD, persoalan dampak kenaikan BBM ini, juga akan dibahas di DPRD Provinsi Kaltara dengan memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaik. Karena kenaikan BBM bukan hanya dirasakan para nelayan, tetapi juga transportasi baik laut maupun darat.

“Jadi mereka juga kesulitan. Belum lagi kuota BBM untuk speedboat reguler maupun non reguler, juga kekurangan ini akan coba dipertanyakan kepihak terkait khususnya Pertamina,” tutup Syamsuddin Arfah.(Mt)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Tarakan akan bawa Persoalan Sengketan Lahan di Kawasan Bumi Perkemahan Binalatung ke Kemenhan

26 September 2022 - 19:42 WITA

Bertambah Penduduk, Hasan Basri Dorong Pemerintah Tambah Kuota Ibadah Haji

26 September 2022 - 15:10 WITA

Bupati KTT Apresiasi Sosialisasi Netralitas ASN oleh Bawaslu KTT

23 September 2022 - 17:04 WITA

Kabar baik, Rencananya PPDB 2023 ada Penambahan 15 Rombel untuk SMA Negeri di Tarakan

23 September 2022 - 11:56 WITA

DPRD Tana Tidung Apresiasi Pemkab Terima Rekor Muri Ketupat Terbanyak

21 September 2022 - 14:22 WITA

DPRD Kaltara Sidak Harga Sembako di Pasar, Ternyata Ini Penyebab Inflasi

21 September 2022 - 06:09 WITA

Trending di Ekonomi
error: Alert: Content is protected !!