TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Anggota DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Kornie Serliany, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk segera mengatasi kesenjangan pembangunan sanitasi dasar, terutama di wilayah pedesaan.
Ia secara tegas menyoroti temuan yang sangat memprihatinkan dimana masih banyaknya rumah warga di desa yang belum dilengkapi fasilitas toilet atau WC.
”Ini adalah temuan yang kerap kami jumpai saat turun langsung ke lapangan. Masih banyak masyarakat yang rumahnya tidak layak huni, bahkan ada yang belum punya toilet. Padahal, toilet atau WC merupakan kebutuhan dasar yang semestinya wajib dimiliki oleh setiap keluarga,” ujar Kornie, Minggu (23/11/25).
Menurut Kornie, situasi ini menunjukkan bahwa sebagian warga terpaksa hidup tanpa fasilitas sanitasi yang layak. Mereka mengandalkan cara-cara tradisional yang tidak higienis, yang secara langsung berisiko tinggi bagi kesehatan dan mencemari lingkungan.
”Kondisi sanitasi yang minim bukan hanya soal kenyamanan, tapi ini berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit kulit hingga risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan,” tegas Kornie Serliany.
Melihat kondisi tersebut, DPRD Kaltara menilai penanganan sanitasi ini merupakan persoalan yang sangat mendesak.
Kornie Serliany menekankan pentingnya penguatan program bedah rumah sebagai solusi cepat untuk menjamin warga desa mendapatkan hunian yang sehat.(**)















Discussion about this post