TARAKAN, Fokusborneo.com – Jajaran Komisi II DPRD Kota Tarakan menekankan pentingnya penguatan promosi bagi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar mampu bersaing dan dikenal luas masyarakat.
Hal ini terungkap saat jajaran Komisi II melakukan kunjungan kerja ke kantor PT Pertamina EP Tarakan Field pada Kamis (2/4/26).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan, Markus Minggu, memberikan apresiasi tinggi terhadap program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Pertamina. Namun, ia menyoroti produk berkualitas seperti batik hasil karya kelompok disabilitas binaan Pertamina masih kurang dari sisi publikasi.
”Batik tadi saya kira itu sudah bagus produknya, tinggal sebenarnya promosi. Kami pun teman-teman Komisi II tidak mengetahui bahwa ada produk batik yang dibina oleh Pertamina. Ternyata selama ini kita beli batik dari luar kota, padahal di Tarakan ada produk yang bisa bersaing,” ujar Markus Minggu usai meninjau galeri UMKM.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda rutin dan silaturahmi untuk melihat sejauh mana kontribusi Pertamina terhadap masyarakat Tarakan, khususnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Selain meninjau produksi batik, Komisi II juga melihat berbagai program lain seperti pemberian beasiswa dan pembinaan kelompok warga.
Markus berharap ke depannya terdapat kolaborasi yang lebih erat antara Pertamina dengan Pemerintah Kota Tarakan. Tujuannya agar pelaku UMKM tidak hanya dibina hingga mampu menghasilkan produk, tetapi juga didampingi dalam memperluas pangsa pasar guna meningkatkan kesejahteraan kelompok tersebut.
Dalam kunjungan balasan ini, rombongan DPRD Kota Tarakan disambut hangat manajemen perusahaan. Adapun pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Wakil Ketua Komisi II, Markus Minggu, serta Anggota Komisi II yaitu Jelita Pangden Pongsobidang, Cudarsiah, dan Al Razali.
Dari pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10, hadir Chris Natalia Decki Pjs Field Manager, Hafis Senior Engineering, serta Abrar Putra Siregar Bagian CSR).
Melalui pertemuan ini, Komisi II berkomitmen untuk terus mendorong mitra kerja mereka agar program-program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan tepat sasaran.(*/mt)

















Discussion about this post