TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Polda Kalimantan Utara melalui Direktorat Samapta bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang melanda deretan rumah kontrakan dan kios milik warga di Jalan Jelarai (Telur Pecah), Tanjung Selor.
Sebanyak 15 personel Ditsamapta Polda Kaltara diterjunkan ke lokasi kejadian, didukung tim patroli R2 dan R4 serta satu unit kendaraan taktis Karhutla. Upaya pemadaman dilakukan bersama Polresta Bulungan, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, dan Satpol PP sebagai bentuk sinergi lintas instansi.
Kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 11 unit rumah kontrakan dan kios warga. Dugaan sementara, api berasal dari salah satu kios yang tengah melakukan aktivitas pemindahan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sekitar pukul 18.30 WITA. Tumpahan BBM yang mengenai jerigen diduga memicu api dengan cepat hingga merambat ke bangunan di sekitarnya.
Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.40 WITA. Setelah pemadaman, personel di lapangan melakukan proses pendinginan dengan mengevakuasi dan memindahkan puing-puing kebakaran guna mencegah munculnya titik api baru.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.












Discussion about this post