PUNCAK JAYA, Fokusborneo.com – Satgas Mobile Yonif 613/Raja Alam terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Salah satunya melalui kegiatan teritorial yang humanis dengan memborong hasil kebun milik mama-mama Papua di Kampung Dokome, Kabupaten Puncak Jaya.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian warga sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dengan penuh rasa kekeluargaan, personel Satgas membeli seluruh sayuran yang dijual mama-mama Papua di kampung tersebut.
Baca Juga
Langkah sederhana itu disambut hangat oleh warga. Senyum bahagia dan rasa haru tampak di wajah para mama Papua saat dagangan mereka habis terjual dalam waktu singkat. Biasanya, hasil kebun tersebut membutuhkan waktu cukup lama untuk laku terjual.
Interaksi antara prajurit dan warga pun berlangsung akrab. Canda dan tawa mewarnai kebersamaan tersebut, mencerminkan hubungan harmonis yang terus terjalin di wilayah penugasan.
Komandan TK Kampung Dokome Satgas Yonif 613/Raja Alam, Kapten Inf Sudarno, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Satgas hadir sebagai saudara. Melalui kegiatan sederhana seperti memborong hasil kebun mama-mama Papua, kami berharap dapat membantu perekonomian mereka sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ujar Kapten Sudarno.
Sementara itu, Mama Derlin Tabuni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu warga, khususnya para mama yang menggantungkan penghasilan dari hasil kebun.
“Kami senang sekali dan berterima kasih. Biasanya jual sayur lama habisnya, sekarang cepat habis. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 613/Raja Alam kembali menegaskan komitmennya untuk membangun kemanunggalan TNI dan rakyat. Kebersamaan yang terjalin di Kampung Dokome menjadi bukti nyata upaya menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera melalui pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian.(**)














Discussion about this post