ACEH UTARA, Fokusborneo.com – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tengah menjalankan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polda Aceh terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam aksi kemanusiaan pascabencana. Pada Kamis (12/02/2026), sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Satbrimob Polda Kaltim di bawah pimpinan Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., melaksanakan kegiatan pembersihan endapan lumpur sisa banjir bandang.
Aksi bersih-bersih ini difokuskan di area Asrama Polsek Muara Batu, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, guna memastikan fasilitas tempat tinggal bagi personel kepolisian setempat kembali bersih, sehat, dan layak untuk dihuni kembali.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan di lapangan apel Mapolres Lhokseumawe yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Lhokseumawe, AKP Faisal. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya kerja sama tim dan semangat gotong royong dalam membantu pemulihan infrastruktur pascabencana. Usai pelaksanaan apel, seluruh pasukan segera melaksanakan pergeseran pasukan (Serpas) menuju ploting wilayah pembersihan. Setibanya di lokasi, para personel baret biru dengan sigap berjibaku membersihkan material lumpur pekat yang merendam bangunan asrama, sebagai bentuk nyata kepedulian antar-insan Polri dalam mempercepat normalisasi pelayanan publik di wilayah terdampak.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa keberadaan personel BKO di Aceh bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
“Pembersihan fasilitas kedinasan seperti asrama Polsek adalah langkah penting agar rekan-rekan kita di kewilayahan dapat segera fokus kembali melayani masyarakat tanpa hambatan fasilitas. Kami hadir untuk membantu meringankan beban sesama dan memastikan pemulihan berjalan lebih cepat,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Andy Rifai, S.I.K juga berpesan kepada seluruh jajarannya agar terus mengedepankan ketulusan dalam bekerja. Beliau menekankan bahwa pengabdian terbaik adalah saat mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di mana pun ditugaskan.
“Jarak antara Kalimantan dan Aceh tidak membatasi kepedulian kita. Teruslah tebar kebaikan, jaga kesehatan, dan tunjukkan integritas tinggi dalam setiap tetes keringat kalian di tanah penugasan. Kehadiran kita harus menjadi solusi bagi masyarakat dan negara. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.(**)















Discussion about this post