• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

BI Angkat Bicara Soal Upal, Ini Klarifikasi dan Proses Penanganannya

by Redaksi
28 Juli 2025 17:16
in Ekonomi
A A
BI Angkat Bicara Soal Upal, Ini Klarifikasi dan Proses Penanganannya

Kepala Perwakilan BI Kaltara Hasiando Ginsar Manik saat menghadiri Capacity Building Wartawan Tahun 2025. Foto: Fokusborneo.com

BANDUNG – Penemuan uang palsu (upal) yang sempat ramai di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) beberapa waktu lalu, menjadi perhatian publik.

Menanggapi hal ini, Bank Indonesia (BI) melalui dua perwakilannya, Kepala Tim Relasi Media dan Opinion Maker Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Rio Wardhanu, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, memberikan penjelasan terkait penanganan dan identifikasi uang palsu.

Baca Juga

Perempuan PLN UID Kaltimra Hadir di Berbagai Lini, Jaga Terang Kaltim–Kaltara

Hasan Saleh Dorong Terobosan Ekspor Langsung dari Tarakan ke Hong Kong

CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif pada Kuartal I 2026

PLN Gandeng KPC, Tambahan Pasokan Listrik dari PLTU Tanjung Bara Siap Perkuat Sistem Kelistrikan Kaltim–Kaltara

Rio Wardhanu menjelaskan BI memiliki standar operasional yang ketat dalam mengidentifikasi keaslian uang Rupiah. “Untuk kami memang ada kasir kami yang memiliki sertifikasi mengecek ciri khas uang Indonesia,” ujar Rio saat mengisi Capacity Building Wartawan Tahun 2025 di Lembang, Bandung, Jawa Barat (Jabar), Senin (28/7/25).

Ia menambahkan BI hanya bisa menyatakan apakah uang tersebut asli atau tidak, jika uang tersebut tidak memenuhi ciri-ciri uang Rupiah yang asli.

“Kalau kami itu hanya bisa menyampaikan bahwa ketika uang Rupiah yang asli yaitu seperti bentuk kertasnya, kemudian ada intaglio (cetak dalam), kemudian ada yang namanya benang pengaman, kalau ditindai ada apa namanya, kemudian ada recover itu ini yang asli. Jika tidak memenuhi dengan yang asli ini, maka kami duga akan menyampaikan ini tidak asli” jelas Rio.

Rio menekankan BI bukanlah ahli dalam pemalsuan uang, melainkan ahli dalam keaslian uang. Oleh karena itu, BI tidak dapat secara gamblang menyatakan bahwa suatu uang adalah palsu, karena itu merupakan domain ahli hukum.

“Kalau memastikan palsu tidaknya, silakan nanti ada yang lain (tim forensik atau pihak berwajib). Tetapi kalau kami bilang ini asli atau tidak, lihatnya dari ciri-ciri keaslian Rupiah,” tegasnya.

Ia juga menambahkan setiap perwakilan BI, memiliki staf yang memiliki keahlian khusus dalam mengidentifikasi keaslian uang.

“Setiap satu perwakilan itu pasti ada orang yang memiliki keahlian yang kemampuan itu untuk menjadi ahli kasir yang memiliki sertifikasi mengecek ke aslian Rupiah. Ini bisa menjadi saksi ahli digunakan pihak berwajib” imbuh Rio.

Senada dengan Rio, Hasiando Ginsar Manik, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, menjelaskan proses penanganan jika ditemukan dugaan uang palsu.

“Untuk kasus dugaan uang palsu, itu sebetulnya kami di Bank Indonesia bisa proses,” kata Hasiando.

Ia menjelaskan setiap laporan dugaan uang palsu akan dikirimkan ke Departemen Pengelolaan atau Pengedaran Uang (GPU) untuk dikonfirmasi.

“Mereka akan melakukan proses cek secara fisik, cuma membutuhkan waktu. Tapi kita temukan ada jawabannya apakah itu betul asli atau tidak,” tambahnya.

Ia menegaskan hasil konfirmasi keaslian uang tersebut sebetulnya bisa ditanyakan kembali.

“Jadi yang menyatakan asli atau tidak menurut saya itu bisa dari pihak yang berwajib. Tapi sebagai Bank Indonesia untuk menjawab menyatakan itu asli atau tidak, kita perlu waktu,” pungkas Hasiando.(Mt)

Tags: Bank IndonesiaBI KaltaraHasiando Ginsar ManikHeadlineuang palsuUpal

Berita Lainnya

Daerah

Perempuan PLN UID Kaltimra Hadir di Berbagai Lini, Jaga Terang Kaltim–Kaltara

30 April 2026 18:39
Ekonomi

Hasan Saleh Dorong Terobosan Ekspor Langsung dari Tarakan ke Hong Kong

30 April 2026 17:12
Ekonomi

CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif pada Kuartal I 2026

30 April 2026 17:05
Daerah

PLN Gandeng KPC, Tambahan Pasokan Listrik dari PLTU Tanjung Bara Siap Perkuat Sistem Kelistrikan Kaltim–Kaltara

30 April 2026 16:06
Daerah

Didukung PLN UID Kaltimra, Tiga UMKM Nunukan Tembus Ajang Internasional SIFEX 2026

30 April 2026 15:40
Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan Dorong Penguatan Kapasitas Masyarakat Melalui Revitalisasi Sarana dan Prasarana Umum

30 April 2026 09:55
Next Post
Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Mental, Kilang Pertamina Unit Balikpapan Bekali Relawan KATANA Dengan Penanganan Psikologis Awal Korban Bencana

Bripda Edo Anggota Batalyon A Brimob Kaltim, Raih Medali Emas dan Perunggu Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup 2025

LPADKT Tarakan Tolak Program Transmigrasi ke Wilayah Kalimantan

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anggota Korpri Tarakan Dihentikan Per 1 Agustus 2025

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Nama Bupati Dicatut di Medsos, Pemkab Tana Tidung Keluarkan Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Tarakan Padati Puncak KaShaFa 2026, Ustadz Das’ad Latif Beri Pesan Penyejuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buktikan Janji Reses, Supa’ad Serahkan Mesin Pemotong Rumput ke Warga Juata Permai 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNNK Bongkar Lubang Transaksi Berkedok Tempat Sampah di Selumit Pantai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menengok Harapan dari Kaltara Sharia Festival 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Edukasi Kesehatan Remaja Diperkuat, Otorita IKN Dorong Generasi Bebas Stunting

30 April 2026 20:35
Transformasi Ideologi, Menakar Jalan Menuju Wasatiyah dan Tantangan Radikalisme Digital di Kaltara

Transformasi Ideologi, Menakar Jalan Menuju Wasatiyah dan Tantangan Radikalisme Digital di Kaltara

30 April 2026 20:21
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP