• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

PAD Pelabuhan Tengkayu I Belum Optimal, DPRD Sebut Potensi Miliaran Rupiah

by Redaksi
18 November 2025 07:18
in Parlemen, Politik
A A
PAD Pelabuhan Tengkayu I Belum Optimal, DPRD Sebut Potensi Miliaran Rupiah

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara, Syamsuddin Arfah. Foto: Humas

148
VIEWS

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dinilai belum tergarap maksimal.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Syamsuddin Arfah, menegaskan PAD dari pelabuhan tersebut dapat meningkat drastis hingga miliaran rupiah, asalkan pembangunan terminal dan penataan manajemen dilakukan secara serius.

Baca Juga

Kawal Hak Pilih, Bawaslu dan Disdukcapil Tarakan Perkuat Sinergi Data

Darurat HIV/AIDS dan Fenomena LSL di Kaltara, DPRD Desak Penerbitan Pergub dan Penguatan Anggaran

Disdukcapil Tarakan Curhat Krisis Anggaran, DPRD Kaltara Janji Perjuangkan Dukungan Lewat Hibah 

Konsolidasi ke KPU, Bawaslu Tarakan Perkuat Kualitas Demokrasi

Syamsuddin Arfah mengungkapkan bahwa pemasukan PAD dari Pelabuhan Tengkayu I saat ini masih sangat rendah.

Ia menyebut, PAD yang didapat saat ini hanya sekitar Rp7,5 juta per bulan. Angka tersebut dianggap tidak sebanding dengan peranan penting pelabuhan sebagai pusat pergerakan orang di Tarakan.

​Politisi PKSi itu meyakini pengembalian modal atau investasi dari pembangunan fasilitas di pelabuhan akan sangat cepat jika dikelola dengan optimal.

​”Itu cepat sekali kembalinya. Bahkan, kalau dengan begitu semuanya, kan nanti kan harus ada landasannya. Kalau misalnya kita tidak memberikan ke pihak ketiga, tetap digunakan itu, maka semuanya harus ada landasan Perda (Peraturan Daerah),” ujar Syamsuddin, Senin (17/11/25).

​Menurut Syamsuddin Arfah, kunci untuk menggenjot PAD adalah dengan membangun terminal penumpang yang membutuhkan anggaran sekitar Rp18 miliar.

Terminal ini akan membuat pengelolaan arus penumpang, buruh, hingga UMKM menjadi terpusat dan tertib, yang pada akhirnya dapat menjadi basis penghitungan retribusi dan pendapatan yang jauh lebih akurat.

​Selain terminal, dukungan regulasi melalui Perda menjadi landasan penting. Syamsuddin mencontohkan, setelah adanya landasan hukum yang kuat, potensi pendapatan dari pihak ketiga sangat besar.

​“Kan orang-orang yang baru komunikasi ke DPRD saja, ada yang siap satu M-an per bulan. Selama ini kan yang didapat PAD dari pelabuhan kan Rp 7,5 Miliar ” tegasnya.

​Pernyataan ini mengindikasikan adanya selisih yang sangat besar, di mana potensi PAD dapat mencapai ratusan kali lipat dibandingkan realisasi yang ada saat ini.

​​Meskipun menyadari kendala anggaran saat ini, DPRD Kaltara tetap mendesak UPTD terkait untuk segera melakukan penataan. Selain terminal, perbaikan fasilitas dasar seperti toilet/rest room juga harus diatasi, bahkan dengan menggandeng program CSR dari BUMN atau perusahaan swasta.

​Syamsuddin juga menekankan penataan UMKM harus dilakukan secara terintegrasi dan dengan tangan besi melibatkan sinergi antara DPRD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Gubernur.

Ia juga menyarankan agar pejabat UPTD dievaluasi dan diganti jika dianggap tidak mampu mengelola pelabuhan secara profesional untuk mencapai potensi PAD yang maksimal.(**)​

Tags: DPRDDprd provinsi kaltaraHeadlinePADPelabuhan Tengkayu Ipendapatan asli daerahSyamsuddin ArfahUPTD

Berita Lainnya

Kawal Hak Pilih, Bawaslu dan Disdukcapil Tarakan Perkuat Sinergi Data
Politik

Kawal Hak Pilih, Bawaslu dan Disdukcapil Tarakan Perkuat Sinergi Data

30 Januari 2026 07:01
Darurat HIV/AIDS dan Fenomena LSL di Kaltara, DPRD Desak Penerbitan Pergub dan Penguatan Anggaran
Parlemen

Darurat HIV/AIDS dan Fenomena LSL di Kaltara, DPRD Desak Penerbitan Pergub dan Penguatan Anggaran

29 Januari 2026 15:03
Disdukcapil Tarakan Curhat Krisis Anggaran, DPRD Kaltara Janji Perjuangkan Dukungan Lewat Hibah 
Parlemen

Disdukcapil Tarakan Curhat Krisis Anggaran, DPRD Kaltara Janji Perjuangkan Dukungan Lewat Hibah 

29 Januari 2026 13:39
Konsolidasi ke KPU, Bawaslu Tarakan Perkuat Kualitas Demokrasi
Politik

Konsolidasi ke KPU, Bawaslu Tarakan Perkuat Kualitas Demokrasi

29 Januari 2026 08:19
Ketua DPRD Kaltara Dorong Implementasi Nyata MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak
Parlemen

Ketua DPRD Kaltara Dorong Implementasi Nyata MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

28 Januari 2026 22:48
Nasir Berharap HMI-KOHATI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kaltara
Parlemen

Nasir Berharap HMI-KOHATI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kaltara

28 Januari 2026 22:32
Next Post
Bincang Santai Bersama Wagub, Serap Aspirasi Masyarakat Kaltara

Bincang Santai Bersama Wagub, Serap Aspirasi Masyarakat Kaltara

DPRD Dorong Percepatan Keuangan Digital Kaltara, Wujudkan Pengawasan Anggaran Real Time

Pertama Kali Dapat Beasiswa, Naufal Semakin Mantap Kejar Cita-Cita Kuliah

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karantina Kaltim Musnahkan Ribuan Bangkai Burung Hasil Penyelundupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Zidane, Mahasiswa Kedokteran UBT dari Perbatasan Tembus Ketatnya Beasiswa Sobat Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Ekor Buaya di Embung Persemaian Berhasil Ditangkap, Diduga Masih Ada Predator Lain Berkeliaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mubes VII PDKT di IKN, Wagub Kaltara Tekankan Persatuan dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Satu Pesan, Satu Tujuan: Grand Tool Box Meeting Kilang Pertamina Unit Balikpapan Perkuat Budaya Kerja Aman

30 Januari 2026 19:22
Transaksi QRIS di Kaltara Tumbuh Signifikan hingga 2025

Transaksi QRIS di Kaltara Tumbuh Signifikan hingga 2025

30 Januari 2026 19:12
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP