TANA TIDUNG, Fokusborneo.com — Menjelang dimulainya Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara, berbagai persiapan terus dimaksimalkan, termasuk sektor keamanan yang menjadi perhatian utama panitia. Di balik ramainya persiapan panggung dan stand UMKM, ratusan petugas gabungan bekerja ekstra memastikan acara besar tersebut berlangsung aman dan tertib.
Plt Kasat Pol PP Kabupaten Tana Tidung, Arief Prasetiawan, yang dipercaya sebagai Koordinator Pengamanan Festival, mengungkapkan bahwa seluruh unsur keamanan telah dikerahkan. Selain memimpin jajaran Satpol PP, ia juga menggandeng sejumlah instansi seperti Dishub, Polres, Kodim, PMK, serta bagian terkait lainnya.
“Kegiatan ini bukan hanya menampilkan tari kreasi. Akan ada hiburan dari artis pada pembukaan dan penutupan sehingga tingkat keramaian dipastikan meningkat. Karena itu, persiapan keamanan harus benar-benar matang,” ujar Arief yang juga menjabat Kepala Dinas Perhubungan Tana Tidung.
Tim pengamanan telah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap area festival. Sejumlah titik dinilai perlu penempatan personel tambahan, baik untuk mengatur arus kendaraan maupun menjaga potensi kerawanan.
“Hasil koordinasi kami dengan Dishub, Satpol PP, Polres, Kodim, PMK, Bagian Umum, hingga Dinas Kesehatan sudah lengkap. Rekayasa lalu lintas, jalur keluar-masuk arena, hingga langkah antisipasi situasional semuanya sudah disiapkan,” jelasnya.
Arief memastikan lebih dari 100 petugas akan dikerahkan selama acara berlangsung. Adapun komposisinya sebagai berikut:
-
TNI: 20 personel
-
Satpol PP: 30 personel
-
Dishub: 30 personel
-
Polres: menunggu penyesuaian dari Polda berdasarkan tingkat keramaian
-
Instansi lain: disiagakan sesuai kebutuhan lapangan
Sejumlah tenda pengamanan juga akan didirikan di titik strategis untuk memastikan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat.
Selain menyiapkan pengamanan teknis, Arief juga meminta masyarakat berperan menjaga keamanan pribadi dan lingkungan, terutama mengingat besarnya minat masyarakat terhadap festival ini.
“Insyaallah pengamanan dari kami siap. Namun kami harap masyarakat juga waspada. Pastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan—kompor mati, pintu terkunci, dan hal lainnya yang berpotensi menimbulkan masalah,” imbaunya.
Dengan persiapan matang dari lintas sektor, Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman diharapkan berlangsung meriah, aman, dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tana Tidung maupun Kalimantan Utara.(**)














Discussion about this post