TARAKAN – Penampilan karya siswa – siswi Sekolah Dasar (SD) Binari Green School Tarakan sukses membuat para orang tua dan tamu undangan kagum, dalam puncak Expo yang dilaksanakan pada Jumat (12/12/2025) pagi. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah Binari Green School Tarakan, Jalan Matahari, Kampung Bugis.
Kepala Sekolah Binari Green School Tarakan, Miss Rahma menjelaskan, kegiatan hari ini merupakan puncak Expo yang digelar sejak Rabu 10 Desember 2025.
Expo menampilkan berbagai karya siswa – siswi selama satu semester pembelajaran. Selain itu para siswa juga menampilkan. hasil kegiatan ekstrakulikuler (ekskul) hingga drama musikal.
“Disitu tidak hanya sekedar penampilan tapi ada proses yang mereka lewati, yang kita nilai dan kita masukan di rapor atau hasil belajarnya anak-anak, lalu sikap toleransinya terhadap anak yang berbeda sampai dengan emosionalnya,” jelas Miss Rahma.

Lebih lanjut, Rahma menerangkan bahwa Binari Green School memiliki program ekskul diantarkan English Club, di mana anak-anak belajar bahasa Inggris selama satu semester dan dibagi menjadi tiga level yakni Beginner, Intermediate, dan Advanced.
Kemudian Eskul Green Team, untuk kelas bawah anak-anak belajar cara merawat tanaman, cara memilah sampah, dan kelas atasnya mereka menanam semangka, mulai dari penyiapan lahan, pupuk, sampai panen.
Eskul Poam and Storytelling, anak-anak belajar mendongeng dan berpuisi, belajar menulis bagaimana menggunakan EYD yang baik, tanda baca, dan sebagainnya.
“Kemudian ada juga eskul SAS. SAS itu memang khusus punya sekolah alam, yaitu Sekolah Alam Students Scout. Disitu anak-anak berlatih life skill, di awal mereka belajar melipat baju, menyapu, kemudian untuk kelas atas, mereka sudah belajar cooking class, jungle cooking, hal-hal seperti itu,” terangnya.
Terakhir, Binari Green School memiliki eskul Tahfidz, karena siswa disini tidak hanya beragama Islam, sekolah juga memiliki program The World of God dimana siswa yang beragama Kristen, Katolik, Protestan juga harus menghafal kitab-kitab, begitu juga agama Budha para siswa belajar meditasi.
Terkait dengan kegiatan puncak Expo hari ini, sekolah juga melaksanakan penanaman pohon di sekitar lingkungan sekolah dibantu oleh tim relawan bencana Korlakar, dan bibit dibantu oleh PT Pertamina EP Tarakan Field.
“Harapannya kita konsisten ya, terutama untuk bergerak menjaga lingkungan, dimana memang wilayah kita sendiri ini adalah wilayah rawan longsor, jadi kita mau tunjukkan komitmen kita juga, bahwa benar-benar itu bermanfaat kok, kita benar-benar beraksi kok, untuk menjaga lingkungan sekitar kita,” tegasnya.

Usai kegiatan expo, pada Sabtu (13/12) juga akan dilaksanakan pembagian rapor siswa, Miss Rahma mengungkapkan, hasil semester pembelajaran tahun ini para siswa berkembang sangat baik.
“Kebetulan saya juga memegang kelas 6, Alhamdulillah anak-anak berkembang pesat, kita juga punya anak-anak berkebutuhan khusus juga yang awalnya ngomong terbatas – bata kini sudah bisa tampil, percaya diri, aware tentang lingkungan dan lainnya,” ungkapnya.
Binari Green School Tarakan saat ini memiliki total kurang lebih 50 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 sekolah dasar. Ini membuktikan bahwa sekolah alam Binari khususnya makin diminati masyarakat. (ary)














Discussion about this post