BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menargetkan pemasangan sebanyak 4.500 lampu penerangan jalan umum (LPJU) pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah kota.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli, mengatakan ribuan titik pemasangan lampu tersebut telah didata secara menyeluruh. Pendataan dilakukan berdasarkan berbagai usulan yang disampaikan masyarakat melalui tokoh masyarakat, kelurahan, kecamatan, anggota DPRD, hingga laporan langsung yang masuk ke kantor Dishub.
“Kami akan kunci di awal tahun 2026 dengan menyiapkan 4.500 lampu sesuai titik-titik yang sudah disampaikan melalui tokoh masyarakat, kelurahan, kecamatan, anggota Dewan, serta respon yang masuk ke kantor kami. Itu sudah kami data dan insya Allah akan kami laksanakan,” ujar Fadli, Jumat (2/1/2026).
Ia menjelaskan, pemasangan dan penggantian lampu penerangan jalan akan mulai dilaksanakan sejak awal tahun 2026. Dishub menargetkan seluruh pekerjaan tersebut dapat diselesaikan paling lambat pada pertengahan tahun.
“Kami targetkan paling lambat bulan keenam, pemasangan dan penggantian lampu, termasuk hand off untuk tiang-tiang lampu yang sudah tua, bisa diselesaikan. Insya Allah akan tuntas dalam dua hingga tiga bulan di tahun 2026,” jelasnya.
Selain pemasangan lampu baru, Dishub juga akan mengganti lampu yang sudah tidak berfungsi serta menangani tiang lampu yang kondisinya sudah tua atau tidak layak. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari dan di wilayah yang selama ini minim penerangan.
Fadli menambahkan, pada tahun 2026 Dishub Balikpapan juga mengemban tugas tambahan untuk memastikan kelancaran lalu lintas kota secara menyeluruh, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan pembangunan kota.
Sepanjang tahun 2025, Dishub Balikpapan telah memasang sekitar 5.400 lampu penerangan jalan. Namun, kebutuhan penerangan masih cukup tinggi, khususnya di kawasan permukiman dan jalan lingkungan. Program ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Balikpapan dalam mewujudkan kota yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.(**)















Discussion about this post