• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

DPRD Sesalkan Pengelola Mangkir, Nasib Pelabuhan Jembatan Besi Belum Bisa Putuskan

by Redaksi
19 Januari 2026 17:39
in Parlemen, Politik
A A
Enam Bulan Pelabuhan Rakyat Lingkas Ujung Mati Suri, Nasib 40 Buruh Terkatung-katung

RDP Komisi III DPRD Kota Tarakan bahas soal Pelabuhan Rakyat Lingkas Ujung ditutup. Foto: Fokusborneo.com

42
VIEWS

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas nasib keberlanjutan Pelabuhan Rakyat di RT 7, Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas Ujung, berlangsung emosional di ruang rapat DPRD Kota Tarakan, Senin (19/1/26).

Kendati melibatkan lintas instansi, rapat ini berakhir tanpa keputusan pasti mengenai pembukaan kembali pelabuhan yang telah lumpuh selama enam bulan tersebut.

Baca Juga

Ketua DPRD Kaltara Terima LHP BPK, Fokus pada Pengelolaan Lingkungan Sektor Pertambangan

DPRD Kaltara Pastikan 8 Raperda Prioritas Dikawal Ketat Hingga Tuntas

Tancap Gas di Awal Tahun, DPRD Kaltara Targetkan Regulasi yang Pro-Rakyat

Alasan Pedagang Buah Musiman di Indoor Telaga Keramat Keberatan di Relokasi 

​Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana, secara tegas menyatakan kekecewaannya dan menyayangkan sikap pengelola pelabuhan yang tidak hadir dalam pertemuan krusial ini. Padahal, kehadiran mereka sangat menentukan nasib puluhan buruh yang kini kehilangan mata pencaharian.​

​Randy Ramadhana menyoroti ketidakhadiran pemilik usaha dan pengelola pelabuhan yang justru membiarkan para buruh berjuang sendiri menghadapi otoritas.

Menurutnya, masalah utama penutupan ini adalah legalitas perizinan yang menjadi tanggung jawab pengelola, bukan buruh.

​”Saya sedikit kesal, seharusnya pengelola ini muncul. Jangan sampai teman-teman buruh yang berjuang, tapi nanti kalau berhasil, mereka (pengelola) yang enak lagi. Mereka sembunyi di balik ketiak buruh,” tegas Randy.

​Randy juga mempertanyakan kontribusi pengelola terhadap daerah selama ini. “Apa kontribusinya buat pemerintah? Pajak tidak ada, sedangkan jalan diperbaiki pemerintah dilewati truk mereka sampai rusak. Harus ada simbiosis mutualisme,” tambahnya.

​Meskipun desakan dari warga dan buruh sangat kuat, terutama menjelang bulan Ramadan, Randy menyatakan DPRD belum bisa memberikan keputusan atau jaminan kapan pelabuhan bisa beroperasi kembali. Hal ini dikarenakan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan sedang berada di luar daerah dan diperlukan koordinasi lebih lanjut.

​”Saya belum berani memutuskan hari ini. Saya akan berkomunikasi dulu dengan Kepala KSOP saat beliau kembali ke Tarakan. Saya akan minta kebijakan, namun saya juga butuh komitmen pengelola untuk segera mengurus izin,” ujar Randy.

​Ketua RT 7 Lingkas Ujung, Nasir, memaparkan dampak sosial yang sangat memprihatinkan sejak pelabuhan rakyat ini tidak diizinkan melayani sandar kapal enam bulan lalu.

Ia menyebut ada 16 kapal yang biasa beroperasi, menghidupi 40 buruh dengan sistem kerja rolling.

​”Enam bulan ini semuanya berhenti. Dampaknya nyata, ada anak buruh yang sampai putus sekolah karena ayahnya tidak punya penghasilan harian lagi. Kami menjamin masalah keamanan dan ketertiban sekolah, asalkan pelabuhan ini bisa jalan lagi demi urusan perut masyarakat kami,” ungkap Nasir

​Wakil Ketua Komisi III, Dapot Sinaga, mencoba mencari jalan tengah. Ia mengusulkan agar KSOP memberikan masa transisi atau kebijakan khusus agar pelabuhan dibuka sementara waktu sambil proses legalitas berjalan.

​”Aturan memang harus jalan, tapi jangan sampai mematikan urusan perut rakyat. Solusi saya, biarkan dibuka dulu untuk jangka waktu tertentu sambil mereka mencari tempat kerja baru atau mengurus izin. Jangan sampai mereka belum dapat pekerjaan, tapi tempat makannya sudah ditutup,” tutur Dapot.

​Sejalan dengan itu, Sekretaris Komisi III. Harjo Solaika dan Anggota Komisi III, Umar Rafiq menyarankan agar pengelola berkoordinasi dengan Perumda Aneka Usaha untuk melegalkan operasional pelabuhan agar sesuai dengan regulasi yang ada.

​Perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II A Tarakan, Umar Rahman, menegaskan pihaknya tidak menutup aktivitas pelabuhan secara sepihak, namun hanya menjalankan aturan dengan tidak memberikan izin sandar bagi kapal yang tidak memenuhi syarat legalitas.

​Ia memaparkan ada beberapa syarat berat untuk melegalkan pelabuhan tersebut, salah satunya adalah dokumen AMDAL dan rekomendasi keselamatan pelayaran.

“Posisi pelabuhan yang berdampingan dengan pemukiman sangat berisiko, apalagi jika ada barang berbahaya seperti tabung gas yang meledak. Secara logis, pelabuhan harusnya menjorok ke laut jauh dari rumah warga,” jelas Umar Rahman.

​KSOP juga menawarkan solusi relokasi buruh ke Koperasi TKBM yang memiliki legalitas dan jaminan BPJS, namun hal ini masih menjadi perdebatan karena tidak ada jaminan anggota baru diterima.

​​Rapat ditutup dengan komitmen Komisi III DPRD Tarakan untuk mengawal masalah ini hingga ke tingkat kementerian jika diperlukan. Namun, kunci utama pembukaan kembali pelabuhan ini berada pada niat baik pengelola untuk muncul dan melengkapi dokumen perizinan sebagaimana disyaratkan undang-undang.(*/mt)​

Tags: Buruh PelabuhanDapot SinagaDPRD Kota TarakanHarjo SolaikaHeadlineJembatan BesiKomisi IIIKSOPLingkas UjungPelabuhan RakyatRandy Ramadhana ErdianUmar Rafiq

Berita Lainnya

Ketua DPRD Kaltara Terima LHP BPK, Fokus pada Pengelolaan Lingkungan Sektor Pertambangan
Parlemen

Ketua DPRD Kaltara Terima LHP BPK, Fokus pada Pengelolaan Lingkungan Sektor Pertambangan

27 Januari 2026 21:13
DPRD Kaltara Pastikan 8 Raperda Prioritas Dikawal Ketat Hingga Tuntas
Parlemen

DPRD Kaltara Pastikan 8 Raperda Prioritas Dikawal Ketat Hingga Tuntas

27 Januari 2026 20:56
Tancap Gas di Awal Tahun, DPRD Kaltara Targetkan Regulasi yang Pro-Rakyat
Parlemen

Tancap Gas di Awal Tahun, DPRD Kaltara Targetkan Regulasi yang Pro-Rakyat

27 Januari 2026 20:34
Alasan Pedagang Buah Musiman di Indoor Telaga Keramat Keberatan di Relokasi 
Daerah

Alasan Pedagang Buah Musiman di Indoor Telaga Keramat Keberatan di Relokasi 

27 Januari 2026 16:57
DPUTR Siapkan Rp300 Juta Bangun Trotoar di Depan Indoor Telaga Keramat
Daerah

DPUTR Siapkan Rp300 Juta Bangun Trotoar di Depan Indoor Telaga Keramat

27 Januari 2026 16:40
Daerah

Dishub Tarakan Ingatkan Pedagang Buah Musiman, Ada Potensi Pidana Jika Langgar Aturan

27 Januari 2026 16:01
Next Post

PLN dan Pemprov Kaltim Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Perkuat Komitmen Layanan Publik, Sekprov Kaltara Resmi Buka HLM SPM 2026

Kejuaraan Bulutangkis KORPRI, Kementrian ATR/BPN Ukir Prestasi di Kategori Perorangan dan Beregu

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karantina Kaltim Musnahkan Ribuan Bangkai Burung Hasil Penyelundupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Zidane, Mahasiswa Kedokteran UBT dari Perbatasan Tembus Ketatnya Beasiswa Sobat Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Ekor Buaya di Embung Persemaian Berhasil Ditangkap, Diduga Masih Ada Predator Lain Berkeliaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mubes VII PDKT di IKN, Wagub Kaltara Tekankan Persatuan dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

27 Januari 2026 22:53
Ketua DPRD Kaltara Terima LHP BPK, Fokus pada Pengelolaan Lingkungan Sektor Pertambangan

Ketua DPRD Kaltara Terima LHP BPK, Fokus pada Pengelolaan Lingkungan Sektor Pertambangan

27 Januari 2026 21:13
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP