TANA TIDUNG, Fokusborneo.com — Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Tana Tidung terpilih, Markus Yuteng, menyatakan bahwa Hanura akan menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dengan tetap menjalankan fungsi kontrol demi kepentingan masyarakat.
Menurut Markus, roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Ibrahim Ali sejauh ini berjalan cukup positif, meski masih memerlukan evaluasi dan penyempurnaan di sejumlah sektor.
“Pemerintahan sudah berjalan pada jalurnya. Tugas kami adalah memberikan masukan yang konstruktif agar pelayanan dan pembangunan bisa semakin optimal,” ujar Markus Yuteng usai Muscab IV Hanura Tana Tidung, Senin (26/1/2025).
Sebagai Wakil Ketua DPRD Tana Tidung, ia menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan pemerintahan daerah. Menurutnya, kesamaan pemahaman terhadap arah program pembangunan menjadi kunci keberhasilan kebijakan.
“Aspirasi warga yang kami serap melalui agenda reses harus menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan seharusnya berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, bukan semata berdasarkan keinginan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan infrastruktur pelabuhan di wilayah Tanah Lia, termasuk optimalisasi pelabuhan feri dan pengembangan pelabuhan bongkar muat peti kemas di Bebatu.
“Pengembangan ini berpotensi membuka lapangan kerja baru dan memberi dampak langsung terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok,” katanya.
Selain infrastruktur, Markus menyoroti persoalan banjir yang masih kerap melanda Desa Seputuk saat curah hujan tinggi. Ia mendorong pemerintah daerah agar segera menyiapkan langkah penanganan yang terencana dan berkelanjutan.
“Masalah ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga, sehingga perlu penanganan yang serius dan terukur,” tegasnya.
Lebih lanjut, Markus mengakui bahwa tidak seluruh pokok pikiran DPRD dapat terakomodasi akibat keterbatasan anggaran daerah. Meski demikian, ia berharap aspirasi legislatif tetap menjadi perhatian dalam proses perencanaan pembangunan.
“Hanura berkomitmen mengawal pembangunan agar benar-benar menyentuh sektor strategis seperti ekonomi, kesehatan, dan pendidikan masyarakat,” pungkasnya.(*)














Discussion about this post