BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Pemerintah Kota Balikpapan mengemas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 tahun 2026 dengan pendekatan yang lebih dekat ke masyarakat. Selain upacara resmi, rangkaian perayaan juga akan digelar langsung di enam kecamatan melalui kegiatan syukuran keliling, sehingga momentum hari jadi kota dapat dirasakan hingga ke lingkungan warga.
Upacara HUT ke-129 tetap berlangsung di halaman Balai Kota Balikpapan sebagai pusat seremoni pemerintahan. Berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang dipusatkan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, tahun ini konsep perayaan disederhanakan dengan mempertimbangkan efisiensi dan suasana yang lebih khidmat. Keterbatasan kapasitas lokasi membuat jumlah tamu undangan dibatasi sekitar 1.700 orang.
Ketua Panitia HUT ke-129 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, menjelaskan bahwa penyederhanaan tersebut tidak mengurangi nilai peringatan hari jadi kota. Menurutnya, esensi perayaan justru diperkuat dengan menghadirkan pemerintah secara langsung di tengah masyarakat melalui agenda syukuran keliling.
Melalui kegiatan tersebut, Wali Kota Balikpapan bersama unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah dijadwalkan mengunjungi setiap kecamatan sesuai jadwal yang telah disusun. Kehadiran pemerintah di tingkat kecamatan diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Kecamatan Balikpapan Kota dijadwalkan menjadi lokasi pertama pelaksanaan syukuran yang akan digelar pada 10 Februari malam. Pelaksanaan kegiatan akan melibatkan camat, RT, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Peringatan HUT ke-129 Kota Balikpapan tahun ini mengangkat tema “Harmoni Menuju Kota Global”, yang menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.
Dengan konsep perayaan yang lebih merata dan membumi, Pemkot Balikpapan berharap HUT ke-129 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota ke depan.(**)















Discussion about this post