KARAWANG, Fokusborneo.com – Antusias warga terdampak banjir di Karawang, Jawa Barat sangat besar. Mereka rela antre hingga malam hari.
Tim Baguna dan Bidang Kesehatan PDI Perjuangan terus bergerak di Karawang. Senin (2/2/26) sebanyak dua titik digelar pengobatan gratis. Terminal Tanjung Pura dan Desa Kalang Sari.
Sejak pagi dua bus klinik berjalan, telah bersiap di sudut terminal Tanjung Pura. Puluhan warga sudah bersiap di halte. Mereka menunggu pendaftaran dibuka.
Tepat pukul 09.30, 3 dokter sudah berada di dalam klinik. Di meja pendaftaran, seorang petugas melakukan pendataan. Tentang keluhan yang dirasakan pasien lantas melakukan tensi. Secarik kertas pun dibawa ke atas bus.
Berdasarkan data yang di kertas itulah dokter melakukan analisa serta membuat resep yang dibawa ke apoteker.
Tidak terasa di Tanjung Pura ini pasien yang dilayani sebanyak 115 orang. Mayoritas lansia.
Selesai Tanjung Pura, rombongan tim kesehatan bergeser ke Kalang Sari. Jarak tempuhnya sekitar 30 menit. Nah, tantangannya, di titik kedua ini jalanan sempit. Walau badan jalan semen yang kokoh.
Crew tiga bus terpaksa putar otak untuk melakukan manuver. Butuh waktu hampir satu jam untuk tiga bus ini dalam posisi yang diinginkan.
Ketegangan tim pun terbayarkan, melihat antusias warga yang sudah berkumpul ingin mengecek kesehatan.
Menariknya, panitia pengobatan massal ini menyiapkan satu bungkus mie instan dan roti yang dibagikan ke seluruh pasien.
Tidak terasa, pelayanan berjalan sejak siang hingga malam pukul 20.30. Total sebanyak 245 pasien diperiksa dan diobati.
Rencananya hari ini tim kesehatan masih berada di Karawang. Dijadwalkan ada dua titik.(pai)















Discussion about this post