TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muhammad Nasir, S.E., M.M., CSL., menghadiri momen krusial bagi kepemudaan di Kaltara, yakni Pengukuhan dan Musyawarah Daerah (Musda) Pengurus Karang Taruna Provinsi Kaltara Masa Bakti 2025-2030, Kamis (05/2/26).
Acara yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara ini mengusung tema besar “Karang Taruna KU Berdaya, Kaltara Maju & Sejahtera”.
Dalam prosesi tersebut, Wiwit Susanto, S.Kom. resmi dikukuhkan sebagai nakhoda baru Karang Taruna Kaltara di hadapan Gubernur, unsur Forkopimda, dan jajaran kepala perangkat daerah.
Usai menghadiri pengukuhan, H. Muhammad Nasir menyampaikan pesan khusus yang menekankan peran vital Karang Taruna dalam struktur sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, DPRD Kaltara menaruh harapan besar agar kepengurusan baru ini mampu membawa perubahan nyata.
Ada dua poin utama yang ditekankan Politisi Golkar tersebut. Pertama Karang Taruna diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi mampu menjadi tangan kanan pemerintah dalam mendeteksi dan mengintervensi berbagai persoalan sosial di tingkat akar rumput.
Kedua, sebagai wadah pemuda, Karang Taruna harus menjadi inkubator inovasi yang mampu mendorong kemandirian ekonomi dan kreativitas generasi muda di Bumi Benuanta.
”Kami di legislatif berharap Karang Taruna dapat menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam penanganan persoalan sosial. Selain itu, mereka harus menjadi motor penggerak kreativitas pemuda agar mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujar Nasir.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap kemandirian pemuda, Wakil Ketua I DPRD Kaltara ini juga menyempatkan diri meninjau stan UMKM yang memeriahkan lokasi acara.
Nasir tampak berdialog dengan para pelaku usaha muda dan berbelanja produk lokal sebagai simbol apresiasi terhadap karya asli masyarakat Kaltara.
Langkah ini mempertegas komitmen DPRD agar Karang Taruna ke depan tidak hanya fokus pada urusan sosial-organisasi, tetapi juga menjadi pilar penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pemuda.(**)















Discussion about this post