TARAKAN, Fokusborneo.com – Penataan kawasan trotoar di depan Lapangan Tenis Indoor Telaga Keramat terus dipacu oleh Pemerintah Kota Tarakan. Hingga Selasa (10/2/26), sebagian besar pedagang buah telah mengosongkan lokasi lama untuk berpindah ke area yang telah disediakan.
Camat Tarakan Timur, Boby Deen Marten, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menata fasilitas publik.
Menurutnya, perpindahan ini bukan paksaan, melainkan hasil diskusi panjang.
”Seluruh proses ini adalah buah dari koordinasi dan kesepakatan yang telah disetujui bersama. Fokus utama kami adalah memastikan lokasi lama kosong agar fungsi trotoar kembali normal,” tegas Boby.
Meski demikian, dari 17 pedagang yang terdata, tercatat masih ada 3 pedagang yang belum sepenuhnya pindah.
Salah satunya adalah pedagang buah musiman yang meminta waktu tambahan untuk mengemasi dagangannya.
“Untuk beberapa pedagang, termasuk Pak Songo yang menjual buah musiman, kami masih memberikan kelonggaran hingga Kamis. Mereka telah berkomitmen untuk membongkar lapaknya sendiri secara mandiri,” tambahnya.
Namun, di sisi lain, para pedagang merasa waswas. Santi, seorang pedagang buah musiman yang sudah hampir 20 tahun berjualan, mengaku berat hati harus menepi dari pinggir jalan.
Baginya, berjualan buah sangat bergantung pada pandangan mata pengendara yang melintas.
”Jujur saja saya kurang sreg di lokasi baru, karena jualan buah itu kuncinya di pinggir jalan. Orang lihat, mereka mampir. Kalau masuk ke dalam, kami takut sepi,” keluh Santi.
Kekhawatiran Santi bukan tanpa alasan. Modal yang dikeluarkan untuk mendatangkan buah dari luar daerah seperti Tanjung Selor tidaklah kecil.
Ia berharap pemerintah tidak sekadar memindahkan, tapi juga memperhatikan kelayakan fasilitas di tempat baru.
”Kami ini beli buah dari luar, bukan punya kebun sendiri. Kalau di lokasi baru sepi dan modal habis, mau bagaimana lagi? Tapi ya kami hargai keputusan pemerintah, semoga saja rezeki di dalam tetap melimpah,” pungkasnya.
Guna menjaga ketertiban pasca-relokasi, personel Satpol PP disiagakan di lokasi untuk memastikan tidak ada pedagang baru yang kembali menempati trotoar tersebut.(*/mt)















Discussion about this post