TANGERANG, Fokusborneo.com – Baru dua provinsi Jawa Barat dan Banten, Tim Pengobatan Keliling DPP PDI Perjuangan telah mengobati sebanyak 3.119 pasien. Rencananya, dua bus klinik berjalan ini masih berkeliling di Provinsi Banten.
Perjalanan tim kesehatan ini cukup melelahkan. Selesai dari Kabupaten Bekasi, rombongan yang terdiri dari 3 dokter, 2 perawat dan bidan ini melanjutkan perjalanan ke Banten.
Titik pertama di Kota Serang. Dilanjutkan keesokan harinya di Cikande, Kabupaten Serang. Di dua titik ini saja pasien yang diobati sebanyak 480 orang. Selesai di Cikande, warga Pandeglang sudah menunggu giliran.
Pengobatan dilakukan di dua tempat. Kampung Gintung dan Kampung Mekar Kecamatan Sobang.
Warga antusias datang mendaftar untuk memperoleh pelayanan pengobatan di dua bus klinik asal Kaltara. Dari data yang tercatat sebanyak 380 orang mendapat pengobatan gratis.
Menjelang malam, tim kesehatan bergegas ke Lebak untuk mengobati warga Rangkas Bitung.
Titik terakhir sebelum kembali ke Jakarta, klinik berjalan membuka praktik di Kampung Kresek, Kabupaten Tangerang. Diiringi hujan lebat, total pasien yang diobati sebanyak 180 orang.
Sejak mulai beroperasi di Karawang, Bekasi dan Banten total 3.119 pasien telah mendapat pelayanan pengobatan gratis.
Sementara itu, Ketua DPP Bidang Kesehatan PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning mengaku gembira warga yang terdampak banjir antusias mengikuti pengobatan gratis. Ditengah kesibukannya, politisi senior ini juga selalu hadir di setiap titik pengobatan.
“Inilah bentuk pengabdian PDI Perjuangan kepada rakyat,” tegasnya.
Ribka juga mengucapkan terimakasih kepada koleganya Deddy Sitorus yang telah menyiapkan bus klinik berjalan.
“Bus ini dibawa dari Kaltara. Saya ucapkan terima kasih kepada Deddy Sitorus yang sudah mendukung kegiatan Bidang Kesehatan DPP,” ungkapnya.
Selama beroperasi di Banten, tim kesehatan ini dibawah kendali Ida Rosida Lutfi. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banten itu yang terkoordinir dengan Ketua DPC se Banten.
“DPC menentukan titik. Memobilisasi warga dan menyiapkan seluruh kebutuhan tim,” ujar politisi senior Banten ini.
Wajar bila selama di Banten, tim kesehatan keliling tidak menemukan hambatan.
Dijadwalkan tim pengobatan kembali akan berkeliling di Provinsi Banten. Sabtu (14/2) bus membuka praktik di Kota Tangerang, dan Minggu di Tangerang Selatan.(Pai)














Discussion about this post