TANJUNG SELOR – Polresta Bulungan kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian. Pada Rabu pagi (11/03/2026), sebanyak 53 personel, mulai dari Pejabat Utama (PJU) hingga Bintara, menjalani pemeriksaan urine mendadak di Lobby Polresta Bulungan, Jalan Agatis No. 04, Tanjung Selor.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, melalui Kasi Humas Aipda Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus deteksi dini untuk memastikan seluruh personel bebas dari pengaruh obat-obatan terlarang.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata transparansi dan pengawasan internal. Kami ingin memastikan bahwa sebelum menindak masyarakat, internal kami sendiri harus benar-benar bersih dan menjadi contoh yang baik,” ujar Aipda Hadi dalam keterangannya.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WITA ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Bulungan, Kompol Kemas Zein Errie Limantara, S.I.P., S.I.K., dengan pengawasan ketat dari Sipropam dan bantuan tim UrDokkes Polresta Bulungan.
Prosedur pemeriksaan dilakukan sangat ketat untuk menjamin keakuratan hasil, meliputi, Pengisian biodata dan pembagian wadah urine, Penggeledahan personel sebelum memasuki area pengambilan sampel, Pengawasan melekat oleh anggota Propam di dalam area WC saat pengambilan urine.
Pengujian sampel menggunakan alat test kit yang disaksikan langsung oleh personel yang bersangkutan.
Berdasarkan data dari Sat Intelkam, total 53 personel yang mengikuti tes urine terdiri dari, 2 Personel Pamen (Perwira Menengah), 13 Personel Pama (Perwira Pertama), dan 38 Personel Bintara.
“Dari seluruh personel yang diperiksa, hasil tes menunjukkan 100% Negatif. Tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba pada sampel yang diuji,” tegas Kasi Humas.
Aipda Hadi menambahkan bahwa pengecekan urine secara acak (random) ini merupakan tindak lanjut dari instruksi tegas Kapolri dan Kadiv Propam Mabes Polri. Polresta Bulungan tidak akan memberikan toleransi bagi anggota yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
“Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Tujuannya jelas, yakni menjaga citra Polri dan memastikan setiap anggota siap menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dengan prima,” pungkasnya. (**)















Discussion about this post