TARAKAN, Fokusborneo.com – Jembatan penghubung di kawasan Sungai Cahaya Baru, Kota Tarakan, yang sebelumnya hanya berupa rakitan bambu telah diganti dengan jembatan yang lebih kokoh.
Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy meninjau langsung jembatan tersebut setelah selesai dibangun oleh personel Brimob Polda Kaltara, Minggu (15/3/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi jembatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk menuju sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Dansat Brimob Polda Kaltara yang memimpin proses pembangunan jembatan bersama personel di lapangan. Pembangunan jembatan tersebut diselesaikan dalam waktu sekitar tiga minggu.
Irjen pol Djati mengatakan pembangunan jembatan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan mengenai kondisi jembatan lama yang dinilai tidak aman digunakan oleh warga.
“Kami menerima informasi mengenai kondisi jembatan ini beberapa waktu lalu. Setelah dilakukan pengecekan, personel langsung dikerahkan untuk membantu membangun jembatan yang lebih layak digunakan masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, warga dan para pelajar di kawasan tersebut harus melintasi jembatan bambu sederhana yang dibangun secara swadaya. Kondisi jembatan yang rapuh membuat warga khawatir, terutama saat hujan turun atau debit air meningkat.
Situasi tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan anak-anak sekolah melintasi jembatan bambu tersebut, sekaligus menyampaikan harapan agar memiliki jembatan yang lebih aman.
Menindaklanjuti kondisi itu, personel Brimob Polda Kaltara membongkar jembatan lama dan membangun jembatan baru yang lebih kuat agar dapat digunakan masyarakat dengan aman.
Kedatangan Kapolda di lokasi jembatan disambut warga dan anak-anak sekolah yang terlihat antusias mencoba melintasi jembatan baru tersebut.
Ia berharap jembatan yang telah dibangun dapat membantu mempermudah aktivitas masyarakat, terutama bagi para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
“Jembatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Kami berharap akses warga, khususnya anak-anak yang pergi ke sekolah, menjadi lebih aman dan nyaman,” tutupnya. (*)














Discussion about this post