• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Umat Hindu di Tarakan Rayakan Nyepi 2026, Ketua PHDI: Perbedaan Momen Indah Tunjukan Toleransi

by Redaksi
19/03/2026
in Daerah
A A

Puluhan Umat Hindu di Tarakan Melaksanakan Ibadah Nyepi di Pura Agung Guru Jagatnata. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Umat Hindu di Kota Tarakan mulai melaksanakan rangkaian prosesi Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Puncaknya, ritual Tawur Agung Kesanga digelar dengan khidmat di Pura Giri Agung Jagatnata, kawasan Pasir Putih, Kota Tarakan, Rabu (18/3/2026) malam.

Ritual yang dimulai sejak pukul 11.00 WITA ini merupakan bagian penting dalam menyambut hari raya Nyepi yang jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026.

Baca Juga

Karya Perajin Benuanta Unjuk Kualitas di Kriyanusa 2026

Siap-Siap! 30.727 Peserta JKN Kaltara Nonaktif 1 Oktober, Segera Cek

Imigrasi Balikpapan Deportasi WN Malaysia Usai Dilaporkan Ganggu Ketertiban Hotel

Panen Melon Poktan Al-Barakah Bunyu, Bupati Syarwani Dorong Pengembangan Hortikultura dan Perluasan Pasar

Wakil Ketua Hindu FKUB Tarakan, I Nengah Pariyana, menjelaskan bahwa ritual Tawur Agung Kesanga, khususnya upacara Pecaruan, memiliki makna mendalam untuk menyelaraskan hubungan antara manusia dengan alam semesta (makrokosmos).

“Tahun ini kami melaksanakan Pecaru Eka Sata, menggunakan sarana korban suci seekor ayam brumbun atau lima warna (hitam, putih, kuning, merah, dan abu-abu). Tujuannya adalah memelihara hubungan baik dengan seluruh ciptaan Tuhan dan mensucikan alam sebelum kita masuk ke pembersihan diri besok,” ujar I Nengah.

Setelah alam disucikan melalui Tawur Kesanga, umat Hindu akan melaksanakan Catur Brata Penyepian selama 24 jam penuh untuk mensucikan diri (mikrokosmos). Empat pantangan utama yang dijalankan adalah, Amati Geni: Tidak menyalakan api/lampu (mengendalikan emosi). Amati Karya: Tidak bekerja (melepas pengejaran materi). Amati Lelunganan: Tidak bepergian. Amati Lelanguan: Tidak mencari hiburan (termasuk mematikan HP dan TV).

Tema Nyepi tahun 2026 ini adalah “Vasudeva Kutumbakam”, yang berarti “Satu Dunia, Satu Keluarga”. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Tarakan, Gusti Ngurah Arnata, menegaskan bahwa tema ini relevan untuk memperkuat persatuan bangsa.

“Kita semua berasal dari sumber yang satu, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Melalui tema ‘Hindu Harmonis, Indonesia Maju’, kami ingin mengajak semua pihak untuk saling menghargai tanpa memandang perbedaan suku maupun agama,” kata Gusti Ngurah.

Ia juga menepis kekhawatiran terkait kedekatan waktu antara Hari Raya Nyepi (19 Maret) dengan momen Idul Fitri (20-21 Maret). Menurutnya, perbedaan waktu tersebut justru menjadi momen indah untuk saling menunjukkan toleransi. “Tidak ada masalah, justru bagus. Yang penting kita saling menjaga,” tambahnya.

Kelancaran ibadah di Pura Giri Agung Jagatnata tidak lepas dari pengamanan ketat pihak kepolisian. Kapolsek Tarakan Barat, Iptu Muhamadong, menyatakan bahwa pihaknya menerjunkan personel untuk pengamanan terbuka dan tertutup sejak pukul 19.00 WITA.

“Situasi berjalan aman, lancar, dan terkendali. Mengingat momen Nyepi tahun ini berdekatan dengan jelang Lebaran, kami mengimbau masyarakat untuk terus mengedepankan toleransi beragama guna mencegah gangguan Kamtibmas,” tegas Iptu Muhamadong, Kapolsek Tarakan Barat.

Setelah menjalani masa penyepian besok, umat Hindu akan merayakan Ngembak Geni lusa, yang diisi dengan kegiatan bersilaturahmi dan saling memaafkan untuk memulai lembaran baru di tahun Saka 1948. (**)

Tags: #fokus #borneo #hindu #nyepi

Berita Lainnya

Daerah

Karya Perajin Benuanta Unjuk Kualitas di Kriyanusa 2026

28 September 2026 08:27
Siap-Siap! 30.727 Peserta JKN Kaltara Nonaktif 1 Oktober, Segera Cek
Daerah

Siap-Siap! 30.727 Peserta JKN Kaltara Nonaktif 1 Oktober, Segera Cek

27 September 2026 20:41
Imigrasi Balikpapan Deportasi WN Malaysia Usai Dilaporkan Ganggu Ketertiban Hotel
Daerah

Imigrasi Balikpapan Deportasi WN Malaysia Usai Dilaporkan Ganggu Ketertiban Hotel

27 September 2026 14:26
Daerah

Panen Melon Poktan Al-Barakah Bunyu, Bupati Syarwani Dorong Pengembangan Hortikultura dan Perluasan Pasar

26 September 2026 19:30
Daerah

Tinjau Infrastruktur Pulau Bunyu, Bupati Syarwani Dorong Proyek Dikebut

26 September 2026 18:51
Perpustakaan Keliling Kerjasama Lapas dengan Dinas Perpustakaan Kota Tarakan, Tingkatkan Literasi Narapidana dan Anak Binaan 
Daerah

Perpustakaan Keliling Kerjasama Lapas dengan Dinas Perpustakaan Kota Tarakan, Tingkatkan Literasi Narapidana dan Anak Binaan 

26 September 2026 10:27
Next Post

Jelang Idulfitri, Satgas Preemtif Polda Kaltara Pastikan Ketersediaan BBM Tetap Aman

Kembali ke Masyarakat, Belasan Warga Binaan Jalani Program Integrasi

BAZNAS Tarakan Optimis Zakat Capai Rp3,5 Miliar, Optimalkan Penyaluran Melalui Subsidi Silang Antar Masjid

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah! Dua Prodi UBT Tembus Akreditasi Unggul, Rektor Genjot Kualitas dan Ajukan Prodi Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peredaran Etomidate Cair Terbongkar di Tarakan, Tiga Orang Diringkus Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Pertanian Digital, Fondasi Ekonomi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ulah Jukir Liar di Jalan Diponegoro Meresahkan, Dishub Minta Polisi Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Momen HANTARU 2026, Layanan PERINTIS 10 Hari Diperluas ke 95 Kantah, Termasuk Balikpapan

28 September 2026 09:43

Karya Perajin Benuanta Unjuk Kualitas di Kriyanusa 2026

28 September 2026 08:27
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP