BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Kegiatan serap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan Kota Balikpapan berlangsung hangat dengan berbagai keluhan dan harapan warga yang disampaikan langsung kepada anggota DPRD. Dalam forum tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan.
“Kami hadir untuk mendengarkan masukan warga Gunung Samarinda dan sekitarnya. Semoga ke depan bisa lebih baik. Semua masukan akan kami komunikasikan ke pemerintah daerah maupun instansi terkait,” ujarnya.
Salah satu keluhan utama datang dari Mariana, ibu rumah tangga di RT 05, yang menyoroti mahalnya harga gas LPG 3 kg. Ia mengaku harus membeli gas hingga Rp50 ribu per tabung. Selain itu, ia juga mempertanyakan pemerataan jaringan gas (jargas) yang belum menjangkau wilayahnya.
“Saya sedih pak, di tempat lain seperti Karangjati sudah ada jaringan gas, tapi di sini belum. Kami berharap ada perhatian,” ungkapnya.
Keluhan lain disampaikan Niar, warga RT 35 Graha Indah, terkait pelayanan puskesmas yang dinilai belum optimal. Ia mengeluhkan antrean panjang hingga pendaftaran sering ditutup lebih awal, serta tidak adanya layanan di akhir pekan.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, H. Iwan Wahyudi, menjelaskan bahwa kuota LPG 3 kg memang terbatas dan diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Ia menyebut pemerintah tengah mengupayakan penambahan kuota serta mendorong masyarakat mampu beralih ke LPG 5,5 kg dengan program penukaran gratis.
Terkait layanan kesehatan, Iwan berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar puskesmas dapat memperpanjang jam layanan hingga Sabtu. Ia juga menyoroti perlunya pengembangan fasilitas mengingat jumlah penduduk yang terus bertambah.
Sementara itu, keluhan antrean solar hingga dua hari dari warga lainnya turut menjadi perhatian. DPRD berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina, guna mencari solusi agar distribusi BBM lebih lancar dan tepat sasaran.(oc)














Discussion about this post