TANJUNG SELOR – Kecelakaan lalu lintas tunggal atau Out of Control (OC) yang merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Bulungan. Seorang siswi berinisial NP (14), warga Desa Kelubir, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Poros antara Desa Panca Agung dan Desa Ruhui Rahayu, Kecamatan Tanjung Palas Utara, pada Jumat (17/4/2026) pagi.
Kapolresta Bulungan melalui Kasatlantas Polresta Bulungan, AKP Yonathan Kurniawan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WITA saat korban tengah dalam perjalanan pulang dari sekolah.
Peristiwa bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Freego berwarna merah dengan nomor polisi KU 3909 AG melaju dari arah Desa Karang Agung menuju Desa Kelubir. Setibanya di lokasi kejadian, korban mencoba mendahului sebuah mobil Toyota Innova berwarna silver yang berada di depannya.
”Saat hendak menyalip, kondisi jalan dalam posisi menurun. Korban diduga terkejut dan tidak dapat mengendalikan kendaraannya, sehingga terjatuh dan terseret kurang lebih sejauh 5 meter,” ujar AKP Yonathan Kurniawan.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh personel Polsek Tanjung Palas Utara dan pemeriksaan fisik terhadap mobil Innova di lokasi, dipastikan tidak ada benturan atau serempetan antara kedua kendaraan tersebut. Kecelakaan murni disebabkan oleh kehilangan kendali dari pengendara motor.
Adaoaun data korban yakni, NP (14), Pelajar MTS di Bulungan, kondisi korban mengalami pendarahan serius. Petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Pimping menyatakan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah cepat mulai dari mendatangi TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, hingga berkoordinasi dengan piket Laka Lantas Polresta Bulungan.
”Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah kecelakaan tunggal,” tambah AKP Yonathan.
Menutup keterangannya, AKP Yonathan Kurniawan mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anak di bawah umur yang membawa kendaraan bermotor, terutama terkait penggunaan alat keselamatan seperti helm.
”Kami kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya penggunaan helm dan kewaspadaan saat berkendara, terutama di area jalan poros yang memiliki kontur turunan atau tanjakan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (**)














Discussion about this post