• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

Kebijakan Sentralisasi Ekspor Picu Kepanikan, Harga TBS Sawit di Kaltara Anjlok Hingga Rp1.740/Kg

by Redaksi
25 Mei 2026 12:39
in Ekonomi
A A
Kebijakan Sentralisasi Ekspor Picu Kepanikan, Harga TBS Sawit di Kaltara Anjlok Hingga Rp1.740/Kg

Ketua DPW APKASINDO Provinsi Kaltara, Muh. Khoiruddin. Foto: ist

​TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Kebijakan Pemerintah Pusat terkait Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Sumber Daya Alam (SDA) memicu kepanikan massal di sentra perkebunan sawit.

Pasca pidato Presiden Prabowo di Sidang Paripurna DPR RI pada 20 Mei 2026 lalu, harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) petani di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dilaporkan terjun bebas.

Baca Juga

CIMB Niaga Dukung Pembiayaan Hijau untuk PT Vale Indonesia Tbk

Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI

Peran Dunia Usaha dalam Indonesia Incorporated Menuju Indonesia Emas 2045

Dilema Pelemahan Rupiah di Kaltara: Angin Segar Eksportir, Ancaman Inflasi bagi Warga Perbatasan

​Ketua Dewan Pempinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Kaltara, Muh. Khoiruddin, mengungkapkan penurunan harga mulai terjadi hanya berselang beberapa jam setelah pidato Presiden tersebut disampaikan.

“Harga TBS non-mitra swadaya terjun bebas, turun Rp700/kg menjadi Rp2.520/kg dari harga sebelumnya yang mencapai Rp3.200/kg. Saat ini, harga tertinggi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) hanya Rp2.400/kg dan terendah menyentuh Rp2.100/kg. Kondisi ini bertahan hingga Senin, 25 Mei 2026,” ungkap Khoiruddin.

​Menurutnya, faktor utama hancurnya harga TBS di Kaltara adalah kepanikan pasar merespons pidato Presiden terkait pemusatan ekspor CPO melalui BUMN. Langkah penurunan harga ini dinilai sebagai bentuk kepanikan dari pemilik PKS.

Lahirnya PP Tata Kelola SDA Ekspor Satu Pintu yang belum disertai Petunjuk Teknis (Juknis) memicu ketidakpastian besar bagi pabrik sawit dan eksportir.

​Meski terjadi gejolak harga yang signifikan, Khoiruddin memastikan bahwa aktivitas operasional di lapangan masih berjalan normal. Hingga saat ini, 20 PKS yang beroperasi di Kaltara terpantau tetap membeli TBS dari petani Mitra Plasma, Mitra Swadaya, maupun Non-Mitra Swadaya.

Dampak di lapangan tidak hanya sebatas pada penurunan harga. Pihak PKS di Kaltara dilaporkan mulai melakukan langkah pembatasan demi mengamankan posisi mereka masing-masing.

Berdasarkan pemantauan APKASINDO Kaltara, terdapat dua dinamika krusial yang saat ini terjadi di pihak pabrik yaitu penurunan harga beli TBS secara sepihak dan drastis, serta penerapan pembatasan kuota penerimaan TBS yang masuk ke pabrik.

​Melihat kondisi darurat yang menjepit petani swadaya ini, APKASINDO mendesak adanya sikap tegas dari Dinas Pertanian Provinsi Kaltara guna merespons dinamika ekonomi dan sosial yang berkembang.

​”Saya yakin pihak Dinas sudah mengetahui kondisi ini. Namun sejauh ini baru sebatas menampung informasi, mengingat situasi yang kian kritis menjelang pemberlakuan kebijakan ini,” ujar Khoiruddin.

​Untuk mengantisipasi ketidakstabilan ini yang berpotensi mengganggu kondusifitas daerah, APKASINDO meminta Dinas Pertanian Kaltara segera memberikan edaran atau menyurat, serta melakukan pengawasan resmi di lapangan terhadap 20 PKS di Kaltara.

​”Surat atau edaran tersebut intinya menegaskan agar seluruh PKS dalam melakukan pembelian TBS petani, baik Mitra Plasma, Mitra Swadaya, maupun Non-Mitra Swadaya, wajib berpedoman pada harga resmi yang ditetapkan oleh Dinas Pertanian, sesuai amanat Permentan No. 13 Tahun 2024,” jelas Khoiruddin.

​Pihaknya juga berharap Presiden Prabowo dapat mengeluarkan instruksi langsung kepada seluruh pimpinan perusahaan sawit dan kepala daerah untuk menjaga stabilitas.

Ia meminta Presiden menekankan tidak boleh ada pihak yang menurunkan harga atau membeli TBS petani swadaya dengan harga murah secara sepihak. Semua pihak wajib mengikuti aturan dan norma penetapan harga yang berlaku.

​Ketua DPW APKASINDO Kaltara mengimbau kepada seluruh petani sawit di Kaltara agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan.

​APKASINDO mengaku tetap optimis kebijakan ekspor satu pintu ini pada dasarnya akan berdampak sangat positif dalam jangka panjang. PP tentang Tata Kelola Ekspor SDA Satu Pintu ini dinilai sangat baik untuk menekan kebocoran pendapatan negara akibat ulah eksportir CPO nakal.

​”Jika praktik curang tersebut berhasil diatasi, devisa negara dipastikan akan bertambah, pembangunan berjalan lancar, dan kesejahteraan rakyat Indonesia akan menjadi lebih terukur,” pungksanya.

​Data Perubahan Harga TBS Sawit Kaltara (Per 25 Mei 2026):

Indikator Harga                              Nilai (Rp/Kg)

Harga Sebelum Pidato Presiden Rp3.200

Nominal Penurunan Harga           Rp700

Harga TBS Non-Mitra Pasca-Penurunan Rp2.520

Harga Tertinggi di PKS Saat Ini Rp2.400

Harga Terendah di PKS Saat Ini Rp2.100

Tags: APKASINDOAsosiasi Petani Kelapa Sawit IndonesiaDPW APKASINDO KaltaraHeadlineKelapa SawitMuh. KhoiruddinPeraturan PemerintahPPSDATata Kelola Sumber Daya Alam

Berita Lainnya

Ekonomi

CIMB Niaga Dukung Pembiayaan Hijau untuk PT Vale Indonesia Tbk

10 Juni 2026 19:55
Ekonomi

Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI

10 Juni 2026 18:49
Peran Dunia Usaha dalam Indonesia Incorporated Menuju Indonesia Emas 2045
Ekonomi

Peran Dunia Usaha dalam Indonesia Incorporated Menuju Indonesia Emas 2045

10 Juni 2026 12:28
Dilema Pelemahan Rupiah di Kaltara: Angin Segar Eksportir, Ancaman Inflasi bagi Warga Perbatasan
Ekonomi

Dilema Pelemahan Rupiah di Kaltara: Angin Segar Eksportir, Ancaman Inflasi bagi Warga Perbatasan

9 Juni 2026 12:03
Ekonomi

Tarif Angkutan Udara Picu Inflasi di Tarakan

9 Juni 2026 11:54
Inflasi Kaltara Mei 2026 Terjaga 0,27 Persen, Lebih Rendah dari Nasional
Ekonomi

Inflasi Kaltara Mei 2026 Terjaga 0,27 Persen, Lebih Rendah dari Nasional

8 Juni 2026 16:37
Next Post

Jelang Iduladha 1447 H, Sekprov Kaltara Ajak ASN Tumbuhkan Kerendahan Hati

Benteng BI-Rate 5,25%: Pahit tetapi Menyelamatkan

Benteng BI-Rate 5,25%: Pahit tetapi Menyelamatkan

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolresta Bulungan Instruksikan Jajaran Kawal Sektor Pertanian

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • BMKG Mutakhirkan Peringatan Dini Tsunami,  Gempa M7,7 Mindanao Picu Status WASPADA di Tarakan

    BMKG Mutakhirkan Peringatan Dini Tsunami, Gempa M7,7 Mindanao Picu Status WASPADA di Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub dan Mabes TNI Sinkronkan Strategi Percepatan Pembangunan Perbatasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kawal Unjuk Rasa, Kapolresta Bulungan Apresiasi Demo Berjalan Damai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Protes Spanduk Larangan di Pasar Beringin, ADO Kaltara Boikot Layanan Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Sinergi, Damkar Tana Tidung Latih Prajurit Yonif TP 922 Hadapi Kebakaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Bupati Bulungan Syarwani Kembangkan Wisata Susur Sungai Kayan Lewat Kapal Tenguyun

10 Juni 2026 21:25

Konsultasi Syarat Pengurusan Berkas Pertanahan, MPP Jadi Pilihan Masyarakat Cari Kepastian Layanan Pertanahan

10 Juni 2026 21:09
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP