TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Tana Tidung. Clara Floricia, siswi SMPN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, berhasil menembus ajang nasional Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 dan menjadi salah satu dari 78 siswa terbaik kategori Tembang Lagu Daerah yang diseleksi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Clara tampil bersama enam siswa terpilih lainnya dalam penampilan Tembang Lagu Daerah Tidung pada puncak FTBIN 2026 yang digelar di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan SDM Kemendikdasmen, Depok, Senin (25/5/2026).
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Clara. Sebelumnya, ia sukses meraih Juara 1 Tembang Lagu Daerah Tidung tingkat Provinsi Kalimantan Utara hingga akhirnya melaju ke tingkat nasional dan tampil di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Di ajang tersebut, Bahasa Tidung turut ditampilkan sebagai bagian dari upaya pelestarian bahasa daerah agar semakin dikenal luas di tingkat nasional.
Clara mengaku bangga dapat membawa nama daerah dan sekolah hingga ke tingkat nasional. Ia menyebut kesempatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan bakatnya di bidang seni budaya daerah.
“Saya merasa beruntung bisa ikut di ajang ini sampai tingkat nasional. Awalnya saya bukan berasal dari suku Tidung, tetapi melalui pembelajaran muatan lokal di sekolah, saya belajar bahasa Tidung dari guru dan pembimbing,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski masih dalam proses belajar, dirinya semakin tertarik mempelajari bahasa dan lagu-lagu daerah Tidung seperti Dandom Penyawoku dan Bebilin yang menjadi favoritnya.
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional sendiri merupakan agenda tahunan yang mempertemukan pelajar, guru, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya pelestarian bahasa daerah. Selain penampilan seni budaya, kegiatan ini juga menjadi ruang apresiasi bagi pelajar dari seluruh Indonesia.
Selain Clara, Kabupaten Tana Tidung juga mengirimkan sejumlah perwakilan lainnya, di antaranya Rafly dari SDN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung serta Wahyu Refah Laily Qodri dari SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung, yang turut didampingi para guru pembimbing.
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para pelajar yang berhasil membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional.
“Anak-anak Tana Tidung ini luar biasa. Mereka bukan hanya berprestasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berkarya dan melestarikan bahasa daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan terus mendukung program revitalisasi bahasa daerah melalui dunia pendidikan serta berbagai kegiatan kebudayaan di daerah.(**)















Discussion about this post