NUNUKAN, Fokusborneo.com – Komitmen untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak terus digulirkan oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari Fraksi PKS, Muhammad Nasir, S.Pi., M.M.
Guna memutus rantai kekerasan di masyarakat, ia turun langsung mengedukasi warga untuk memperkuat pencegahan sejak dini dari lingkungan keluarga.
Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yang digelar secara maraton pada 24 dan 25 Juni 2026 di Kelurahan Nunukan Timur.
Agenda ini diikuti sekitar 300 warga dari berbagai RT setempat yang antusias memahami regulasi perlindungan sosial.
Dalam pemaparannya, Muhammad Nasir membedah Perda Provinsi Kaltara Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.
Menurutnya, aturan ini sangat mendesak untuk dipahami secara masif oleh seluruh lapisan masyarakat mengingat situasi sosial saat ini.
“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih sering kita dengar. Karena itu, saya memilih Perda ini agar masyarakat semakin memahami hak-hak perempuan dan anak, sekaligus tahu peran apa yang harus dilakukan apabila melihat kekerasan di lingkungan sekitar,” ujar Nasir.
Legislator asal Fraksi PKS ini menjelaskan Perda tersebut tidak hanya berfokus pada penanganan korban, melainkan lebih menitikberatkan pada aspek hulu, yaitu pencegahan.
Menurutnya, benteng utama pencegahan berada pada kokohnya pendidikan keluarga, penguatan nilai agama, peran aktif sekolah, tokoh masyarakat, serta kepedulian antar-tetangga.
“Kita ingin anak-anak Kalimantan Utara tumbuh dalam lingkungan yang aman, perempuan dihormati martabatnya, dan masyarakat memiliki keberanian untuk mencegah serta melaporkan setiap bentuk kekerasan. Inilah semangat yang ingin dibangun melalui Perda ini,” tegas Nasir.
Sosialisasi ini berjalan dinamis dan interaktif. Sesi tanya jawab dimanfaatkan warga untuk mencurahkan berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan mereka, sekaligus memberikan masukan konkret terkait sistem perlindungan anak di tingkat rukun tetangga.
Sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian warga, Muhammad Nasir beserta tim menutup kegiatan dengan membagikan paket sembako kepada seluruh peserta yang hadir.
Ia berharap, kegiatan ini menjadi momentum tumbuhnya kesadaran kolektif demi mewujudkan Kaltara yang aman, sejahtera, dan berkeadaban.(*/mt)















Discussion about this post