KBRI ASTANA, Fokusborneo.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Astana menyampaikan duka cita sangat mendalam atas wafatnya Rida Mulyana, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Selasa (11/8).
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan, Dr. M. Fadjroel Rachman, secara khusus menyoroti peran penting pemikiran almarhum dalam diplomasi energi dan mineral kedua negara.
“Rida Mulyana adalah sahabat seangkatan saya di ITB. Kami masuk ITB tahun 1982, dan banyak berinteraksi di kampus. KBRI Astana turut berdukacita sebesar-besarnya. Almarhum Rida Mulyana sangat mendukung pemikiran dan upaya KBRI Astana untuk meningkatkan kerjasama Indonesia – Kazakhstan di bidang Energi dan Mineral.”
Dubes Fadjroel menekankan bahwa dukungan pemikiran penuh almarhum dalam merintis penyusunan nota kesepahaman (MoU) strategis G to G di sektor energi dan mineral, harus diteruskan hingga selesai sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Rida Mulyana.
“Insya Allah MoU di bidang Energi dan Mineral yang sudah dirintis dapat difinalisasi dan memperkuat hubungan Indonesia dan Kazakhstan.”
Dubes Fadjroel memandang finalisasi MoU ini sebagai agenda prioritas yang akan memperkokoh kemitraan strategis Indonesia-Kazakhstan. Sebelumnya, KBRI Astana di bawah kepemimpinan Dubes Fadjroel telah aktif mendorong percepatan finalisasi MoU tersebut, yang diharapkan menjadi payung kerja sama antar pemerintah (G-to-G) dan rujukan bagi kolaborasi antar pelaku usaha (B-to-B) di sektor energi dan mineral.
“Kerjasama strategis antar pelaku usaha di bidang mineral dan minyak mentah sudah berjalan dengan nilai signifikan. Sehingga MoU G-to-G sangat diperlukan untuk memayunginya.
Rida Mulyana dikenal luas sebagai birokrat dan profesional yang memiliki rekam jejak gemilang di sektor energi nasional, termasuk pernah menjabat sebagai Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dan Komisaris PT Pertamina (Persero) . Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi Indonesia, khususnya dalam upaya memperkuat kerja sama energi dengan mitra strategis di kancah global.(**)















Discussion about this post