TANJUNGSELOR, Fokusborneo.com – Bagi masyarakat RT 012 SP3 Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, air bersih merupakan kebutuhan sehari-hari yang tidak selalu mudah didapatkan. Selama ini, warga harus mengandalkan air hujan untuk kebutuhan konsumsi, sementara air sungai menjadi pilihan untuk mandi, mencuci, dan memenuhi berbagai keperluan rumah tangga. Kini, keseharian tersebut mulai berubah setelah hadirnya bantuan sarana air bersih dari PT PLN (Persero) yang diresmikan pada 21 Agustus 2026.
Sebelum adanya bantuan, warga harus mengambil air dari sungai untuk memenuhi kebutuhan mandi dan mencuci. Ketika hujan tidak turun, kesulitan semakin terasa karena persediaan air untuk kebutuhan rumah tangga menjadi terbatas. Kehadiran fasilitas air bersih dari PLN kini membantu meringankan aktivitas yang sebelumnya membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak.
Ketua RT 012 SP3 Tanjung Buka, Budi Sugianto, menceritakan bagaimana masyarakat selama ini harus menyesuaikan kebutuhan air dengan kondisi alam. Air hujan menjadi salah satu sumber utama untuk kebutuhan konsumsi, sedangkan air sungai digunakan ketika persediaan air tidak mencukupi.
“Kalau tidak ada hujan, ya susah kita mencari air minum, paling air sungai ini saja yang bisa kita minum,” ungkap Budi.
Budi mengatakan bantuan sarana air bersih dari PLN membawa perubahan yang sangat berarti bagi warga. Aktivitas sederhana seperti mandi, mencuci, dan memenuhi kebutuhan rumah tangga kini menjadi lebih mudah karena masyarakat memiliki akses air yang lebih dekat.
Kesulitan serupa juga dirasakan Ningsih, salah satu warga SP3 Tanjung Buka. Baginya, keterbatasan air bersih bukan hanya persoalan kemudahan, tetapi juga menyangkut pengeluaran keluarga. Ketika air sulit diperoleh, warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih, apalagi buat masalah air minum, jadi harus mengeluarkan dana dulu,” tutur Ningsih.
Kini, kehadiran sarana air bersih membantu mengurangi beban tersebut. Bagi Ningsih, kemudahan memperoleh air menjadi perubahan yang langsung dirasakan dalam mengurus kebutuhan rumah tangga.
Cerita lainnya datang dari Robik, yang sebelumnya harus mengambil air dari sungai untuk mandi, mencuci, dan berbagai keperluan sehari-hari. Rutinitas tersebut menjadi bagian dari kehidupan warga ketika belum tersedia sarana air bersih yang memadai.
“Yang dulu ambil air sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci, sekarang sudah ada air bersih,” ujar Robik.
Kalimat sederhana itu menggambarkan perubahan besar bagi masyarakat. Air yang sebelumnya harus diambil dari sungai kini lebih mudah diperoleh. Warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman tanpa harus terus bergantung pada air sungai maupun turunnya hujan.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan bahwa di tengah berbagai tantangan kelistrikan yang sedang dihadapi, PLN tetap berupaya hadir melalui program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Di tengah tantangan kondisi kelistrikan Kalimantan yang terus kami tangani, PLN tetap berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui upaya pemulihan sistem kelistrikan, tetapi juga melalui program sosial yang menjawab kebutuhan masyarakat. Bantuan air bersih di Tanjung Buka yang telah disalurkan dan digunakan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Chaliq.
Menurut Chaliq, cerita masyarakat Tanjung Buka menunjukkan bahwa sesuatu yang terlihat sederhana dapat memiliki arti besar bagi keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.
“Bagi kita, membuka keran dan mendapatkan air mungkin sudah menjadi hal biasa. Namun, bagi masyarakat yang sebelumnya harus mengambil air dari sungai untuk mandi dan mencuci, kemudahan memperoleh air bersih tentu sangat berarti. Kami bersyukur bantuan ini dapat membantu meringankan aktivitas dan beban keseharian warga,” tambah Chaliq.
Mewakili masyarakat RT 012 SP3 Tanjung Buka, Budi Sugianto bersama para penerima manfaat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN atas bantuan yang telah diberikan. Kehadiran sarana air bersih tersebut menjadi jawaban atas salah satu kebutuhan mendasar yang selama ini dihadapi masyarakat.
Bagi warga SP3 Tanjung Buka, manfaat bantuan PLN kini hadir dalam hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan mereka. Dari kebutuhan mandi dan mencuci hingga menyiapkan keperluan rumah tangga, akses air bersih yang lebih mudah telah membawa perubahan nyata. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, PLN terus berupaya menghadirkan kepedulian yang tidak hanya terlihat dari pembangunan fasilitas, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.(**)















Discussion about this post