TARAKAN, Fokusborneo.com — Kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD dalam rangka meninjau pengerjaan TMMD Ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0907/Tarakan menjadi ajang pembuktian kuatnya sinergisitas antar-instansi di daerah.
Pelaksanaan TMMD kali ini dinilai menjadi contoh nyata keterpaduan langkah antara militer, kepolisian, dan pemerintah daerah.
Wairjenad Mayjen TNI Muh. Muchidin, S.Sos., CGCAE, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterlibatan penuh seluruh unsur pertahanan dan keamanan di Tarakan yang bahu-membahu bersama warga di lapangan.
“Nah untuk personel, kami terima kasih kepada TNI-Polri yang ada di sini, kebetulan di sini lengkap. Ada Kodim, kemudian ada Batalyon, ada Kodairal, ada Brimob, ada Polres, kemudian ada Lanud. TNI-Polri sama-sama bisa berkolaborasi di sini. Kemudian juga dari masyarakat ikut di dalam pelaksanaan kegiatan TMMD ini,” ungkap Mayjen TNI Muh. Muchidin, Minggu (25/10/2026).
Selain kekompakan aparat pertahanan dan keamanan, dukungan teknis dari instansi Pemerintah Kota Tarakan juga mendapat sorotan positif dari Mabes TNI AD.
“Terutama dari dinas-dinas ini dari Pemda, kami mengucapkan terima kasih yang sudah memberikan supervisi terutama dari PUPR, kemudian dari DLH karena ini kan menyangkut kawasan perkebunan masyarakat, mendapat rekomendasi dari DLH dan juga permintaan masyarakat untuk membuka akses jalan,” tambahnya.
Terkait capaian kerja, Wairjenad mengungkapkan bahwa progres pengerjaan yang baru berjalan selama 12 hari ini telah melampaui angka 30 persen. Pihaknya optimis peningkatan progres akan makin terlihat signifikan pada akhir Oktober hingga minggu pertama November 2026, meskipun para personel di lapangan harus berhadapan dengan musim hujan.
Seluruh hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi tolok ukur utama dalam menilai sejauh mana manfaat nyata program TMMD dapat dirasakan oleh masyarakat dan Pemda.
“Tentunya untuk hasil evaluasi ke depan, kita melihat kemanfaatan, menilai kemanfaatan dari hasil TMMD dirasakan dampaknya oleh masyarakat dan juga oleh pemerintah daerah. Karena kita bekerja khususnya TMMD membantu pemerintah daerah untuk membantu akses, membuka akses kepada masyarakat,” tutup Wairjenad. (**)














Discussion about this post