TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan ingin memastikan proses pndistribusian logistik pilkada2020 berjalan dengan lancar, melalui pengecekan disetiap kelurahan untuk memastikan penempatan logistik memadai.
Ketua KPU Tarakan, Nasruddin mengatakan bahwa sehingga pada H-1 pencoblosan betul-betul tidak ada kendala di lapangan dan kotak suara sudah sampai di TPS.
“Apalagi kan kotak suaranya cuma satu aja jadi tidak begitu rumit lah,†katanya, Rabu (8/9/2020).
Untuk di Tarakan ada 428 tempat pemungutan suara (TPS) dan di setiap TPS Itu hanya ada 1Â kotak suara, 1 TPS 1 kotak suara karena hanya satu pemilihan yakni pilgub.
“Makanya itu antisipasinya pertama kita memastikan semua orang yang terlibat dalam proses pengepakan itu paham mekanismenya bahwa surat suara itu harus dijaga,†tuturnya kepada awak media.
Tapi biasanya kalau di awal surat suaranya rusak masih bisa dicetak, makanya orang-orang yang terlibat dalam proses pengepakan sortir itu teliti. untuk memastikan bahwa setiap suara itu tidak ada yang rusak.
“Jadi ketelitian kita di dalam proses sortir terus memilah, memastikan surat suara yang akan dimasukkan dalam kotak suara itu adalah surat suara yang bagus tidak ada coretan tidak ada bolong dan lain sebagainya,†urainya.
Logisik di Tarakan rata-rata hanya perlengkapan seperti misalnya paku terus kemudian paku coblos, bantalan, tinta. Selebihnya untuk surat suara dan formulir C1 itu di provinsi semua, jadi hanya perlengkapan TPS saja.
“Jadi di Tarakan itu hanya diberi kewenangan perlengkapan TPS saja. Kotak suara seperti yang kemarin karton kedap air,†sambungnya.
Logisik sesuai jadwal akan mulai datang pada tanggal 8 Oktober sampai November, kemudian nantinya di Tarakan akan disimpan di Gudang logistik KPU yang ada di Kusuma Bangsa. (mt/wic)















Discussion about this post