• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Sering Datang Lewat Masa Panen, Hasan Basri Meminta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk

by Redaksi
08/01/2021
in Daerah, Politik
A A

Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri

JAKARTA – Pimpinan Komite II DPD RI Hasan Basri minta pemerintah jamin ketersediaan pupuk bagi para petani. Keberadaan pupuk sering dikeluhkan para petani karena baru ada setelah masa tanam sudah lewat.

“Saya mengusulkan pupuk subsidi dihapus. Harga pupuk yang diatur ada harga bawah dan harga atas tentu disesuaikan dengan jenis dan kwalitas. Selama ini pupuk sering datangnya terlambat, masa tanam sudah lewat baru ada pupuk,” kata Hasan Basri, Jumat (8/1/21).

Baca Juga

Kualitas Udara Tarakan Masuk Kategori Tidak Sehat, Walikota Imbau Warga Pakai Masker

Di Tengah Tantangan Kelistrikan, PLN Tetap Hadir untuk Masyarakat melalui Program Rumah Cahaya

Peringati Hari Santri Nasional, Gubernur Buka Turnamen Futsal Antar Pondok Pesantren

Bicara di Komite 4 PBB, Teguh Santosa Paparkan Kemajuan Pembangunan di Sahara Maroko

Ketersediaan pupuk dimasa tanam pertama dan masa tanam kedua, sangat dinanti para ketani. Sebab keberhasilan bercocok tanam, terganggu terhadap ketersediaan pupuk.

“Ini perlu mendapat perhatian pemerintah pusat khususnya Kementerian Pertanian untuk menjaga ketahanan pangan. Seringkali petani dipermainkan para tengkulak yang memberikan pinjaman pupuk dengan pembayaran pasca panen dengan harga yang tinggi,” ujar Wakil Ketua Komite II DPD RI.

Diharapkan penyediaan pupuk tidak hanya difokuskan pada daerah lumbung pangan di Pulau Jawa, tetapi juga daerah lainnya seperti di Pulau Kalimantan.

“Adanya pupuk ini bisa merangsang para petani di Pulau Kalimantan dalam mengembangkan hasil olahan pertaniannya. Selama ini dalam bercocok tanam para petani khususnya di Kalimantan Utara, jarang menggunakan pupuk karena minimnya ketersediaan pupuk apalagi yang berada di daerah pedalam,” ucap HB.

Tidak hanya untuk bercocok tanam padi, ketersediaan pupuk juga harus disiapkan buat perkebunan dan perikanan seperti budi daya tambak. Permasalah lainnya, keberadaan penyuluh untuk meningkatkan sumber daya manusia yang handal untuk mewujudkan pertanian, perikanan, dan kehutanan yang tangguh, produktif, efisien, dan berdaya saing.

“Upaya revitalisasi pertanian, perikanan, dan kehutanan yang didukung oleh adanya sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan, sangat perlu. Sistem penyuluhan selama ini belum didukung oleh peraturan perundang-undangan yang kuat dan lengkap. Sehingga kurang memberikan jaminan kepastian hukum serta keadilan bagi pelaku utama, pelaku usaha, dan penyuluh,” beber Senator Muda Kaltara.

Menurutnya perubahan peraturan perundang-undangan dan kebijakan penyuluhan yang demikian cepat, telah melemahkan semangat dan kinerja para penyuluh. “Sehingga dapat menggoyahkan ketahanan pangan dan menghambat pengembangan perekonomian nasional,” tutup alumni Magister Universities Borneo Tarakan.(wk)

Tags: DPD RIFbFokusborneoHasan BasriKaltaraKetua komisi 2PupukTarakan

Berita Lainnya

Kualitas Udara Tarakan Masuk Kategori Tidak Sehat, Walikota Imbau Warga Pakai Masker
Daerah

Kualitas Udara Tarakan Masuk Kategori Tidak Sehat, Walikota Imbau Warga Pakai Masker

11 Oktober 2026 21:45
Di Tengah Tantangan Kelistrikan, PLN Tetap Hadir untuk Masyarakat melalui Program Rumah Cahaya
Daerah

Di Tengah Tantangan Kelistrikan, PLN Tetap Hadir untuk Masyarakat melalui Program Rumah Cahaya

10 Oktober 2026 20:14
Peringati Hari Santri Nasional, Gubernur Buka Turnamen Futsal Antar Pondok Pesantren
Daerah

Peringati Hari Santri Nasional, Gubernur Buka Turnamen Futsal Antar Pondok Pesantren

10 Oktober 2026 19:19
Daerah

Bicara di Komite 4 PBB, Teguh Santosa Paparkan Kemajuan Pembangunan di Sahara Maroko

10 Oktober 2026 17:15
Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang
Politik

Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang

10 Oktober 2026 16:33
Vamelia Ibrahim: PGRI Harus Jadi Wadah Aspirasi dan Perlindungan Guru
Daerah

Vamelia Ibrahim: PGRI Harus Jadi Wadah Aspirasi dan Perlindungan Guru

10 Oktober 2026 07:58
Next Post

Pemda KTT Bersih - Bersih di Awal Tahun 2021

Bertambah 75 orang, Total Pasien Covid-19 Sembuh di Tarakan Capai 1.414 Orang

Ditengah Pandemi Covid-19, Pembangunan di Tana Tidung Tetap Berjalan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Selor, Tim Gabungan Polresta Bulungan Amankan Pengedar dan Puluhan Paket Sabu

    Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Selor, Tim Gabungan Polresta Bulungan Amankan Pengedar dan Puluhan Paket Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unit 2 PLTU Kaltim Teluk Kembali Beroperasi, Unit 1 Dipersiapkan Dukung Sistem Kelistrikan Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Siganak Hibot, Transformasi Dari Layar SMPN 7 Menuju Gerakan Karakter Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Embung Binalatung Menyusut, Aliran Air Tarakan Tengah Masih Bergilir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Kualitas Udara Tarakan Masuk Kategori Tidak Sehat, Walikota Imbau Warga Pakai Masker

Kualitas Udara Tarakan Masuk Kategori Tidak Sehat, Walikota Imbau Warga Pakai Masker

11 Oktober 2026 21:45

Sinergi Satlantas dengan Kelurahan, Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas Mulai dari Lingkungan Rumah

11 Oktober 2026 13:52
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP