• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Sejumlah Kadinda Kecewa, Panitia Munas Kurang Peka

by Redaksi
19 Juni 2021 19:48
in Nasional
A A
Kasus Covid-19 Meningkat, Usulan Munas Kadin Ditunda Menguat

Kadin.

JAKARTA – Sejumlah Ketua Umum Kadin Daerah (Kadinda) kecewa terhadap Panitia Munas VIII Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia. Ini menyusul himbauan agar Munas Kadin VIII di tunda tidak ditanggapi.

Padahal permintaan para Kadinda itu sejalan dengan aturan Pemerintah, agar semua hajatan yang berpotensi membuat kerumunan harus ditunda akibat pandemi Covid-19 semakin ganas di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga

Wamenaker Tegaskan Peran SKKNI dalam Penguatan SDM Maritim

Indonesia-Kazakhstan Sepakati Penguatan Kemitraan Ekonomi Strategis, Berpotensi USD2 Miliar

Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Penyandang Disabilitas Tuli bersama Dunia Usaha

Sebagaimana diketahui, semula Munas Kadin VIII berlangsung 2-4 Juni 2021 di Nusa Dua Bali, namun karena alasan Covid-19 meningkat diundur dan dipindahkan ke Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Juni 2021. Saat ini, kasus baru Covid-19 semakin naik. Makanya sejumlah Ketua Umum Kadin Daerah sudah melayangkan surat ke panitia dan Ketua Umum Kadin cq Rosan Roslani untuk munas ditunda.

“Panitia cq Ketum mesti peka dan tanggap. Penyebaran Covid semakin tinggi dan mengkhawatirkan. Munas Kadin akan melibatkan peserta sekitar 500 orang, pasti terjadi kerumunan. Sudah seyogyanya  Munas Kadin ditunda. Kita harus patuh kepada aturan pemerintah. Kesehatan paling utama,” kata Ketua Kadin Provinsi Jawa Timur, Adik Dwi Putranto.

Jawa Timur termasuk Kadin Provinsi yang sudah melayangkan surat permohonan penundaan Munas. Selain Jatim juga ada Kadin Provinsi lainnya seperti Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Barat, Riau, dan Papua Barat. Sementara yang lain sudah  menyampaikan secara lisan dan akan segera  berkirim surat juga, seperti Kadin Sumatera Utara.

Menurut Ketua Kadin Papua, Immnauel Yenu, penundaan munas masuk akal. “Ketika Munas ditunda dan pindah dari Nusa Dua, Bali ke Kendari, kan karena Covid. Sekarang ini Covid semakin meningkat, jadi wajar bila Munas kembali ditunda. Kadin harus memberi contoh, dalam upaya mengendalikan penyebaran Covid, seperti harapan Menteri koordinator Kemaritiman dan Investasi  Pak Luhut Panjaitan,” kata Immanuel.

Kadin Jawa Barat juga ikut kecewa, bahwa seruan para Kadin daerah agar munas ditunda diabaikan. “Permintaan penundaan munas itu bukan kemauan saya pribadi, tapi hasil rapat pengurus Kadin Jawa Barat. Alasannya sederhana, Munas Kadin berpotensi membuat kerumunan, itu berpotensi juga menjadi klaster baru covid,” kata Cucu Sutara, Ketua Kadin Jabar.

Ketua Kadin Gorontalo, Muhalim Djafar Lity, juga senada. “Sangat berbahaya Munas dilangsungkan di Kendari, 30 Juni. Berbahaya untuk kesehatan para peserta, dan juga berbahaya bagi masyarakat Kendari. Covid varian baru yang berkembang sekarang ini  mudah menyebar dan lebih ganas, nyawa taruhannya,” kata Muhalim.

Sebelumnya Ketua Kadin Jawa Tengah, Kukrit Wicaksono, ikut mendukung agar munas ditunda. “Kalau saya bukan soal tempatnya. Tapi lebih kepada momentnya gak tepat menggelar munas, saat Covid mengganas, seperti saat ini. Lebih baik tunda cari waktu yang pas. Kadin mesti menunjukan profesionalitasnya,” ujar Kukrit

Ketua Umum Kadin Sumatera Utara, Ivan Batubara, juga sependapat munas Kadin mesti ditunda. “Pengurus Kadin Sumut akan segera melakukan rapat, untuk menentukan sikap. Bila semua nanti pengurus sepakat, maka kita secara resmi akan mengirim surat ke panitia untuk minta munas ditunda,” pungkas Ivan.

Sedangkan Muhammad Afdal Komarudin, aktivis Mahasiswa Sultra Jakarta Raya berharap Munas Kadin bisa ditunda 3-4 bulan lagi, khawatir akan memicu mengganasnya wabah Covid-19. “Dampaknya rakyat jadi korban. Tunda saja lebih baik. Kita sangat khawatir Munas Kadin ini memicu wabah Covid yang lebih ganas,” kata mahasiswa UIN Ciputat ini.

Memang Kadin Indonesia harus berpikir ulang untuk menggelar munas di Kendari. Kasus Covid-19 di Ibu Kota Sultra itu meningkat hingga 4.703 kasus.”Iya posisi kemarin ada 55 kasus, padahal tiga Minggu lalu sempat hanya 4 kasus. Meningkat drastis,” Ungkap Drg. Rahminingrum selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, kemarin.

Ditempat terpisah Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI),  Tri Yunis Miko Wahyono, mengatakan dalam kurun waktu 1-4 Minggu ke depan, Indonesia bisa kolaps jika pemerintah tidak segera menarik rem darurat. Indonesia bisa mencapai 20 ribu kasus per hari. “Kasus Covid sekarang bahayanya luar biasa, sudah kasusnya tinggi ada varian baru. Menarik rem darurat bahkan lockdown, perlu dilakukan Pemerintah,” ujar Tri Yunis.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Munas VIII, Adisatrya Sulisto, mengaku menerima sejumlah surat dari Kadin Daerah. “Saya tidak tahu persis jumlahnya, memang  ada surat dari beberapa  asosiasi dan Kadin daerah yang minta munas ditunda. Dari rapat panitia dengan Pak Rosan, Rabu (16/6), diputuskan persiapan jalan terus, sambil memantau perkembangan,” papar Adi.(**)

Tags: KadinKadin baliKadin JatengKadin JatimKadin NTBKadin PapuaKadin RiuaKadin SultraKadin Sumatera UtaraMunas VIII

Berita Lainnya

Nasional

Wamenaker Tegaskan Peran SKKNI dalam Penguatan SDM Maritim

14 Mei 2026 08:42
Nasional

Indonesia-Kazakhstan Sepakati Penguatan Kemitraan Ekonomi Strategis, Berpotensi USD2 Miliar

13 Mei 2026 13:35
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Nasional

Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

12 Mei 2026 21:18
Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Penyandang Disabilitas Tuli bersama Dunia Usaha
Nasional

Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Penyandang Disabilitas Tuli bersama Dunia Usaha

12 Mei 2026 12:05
Kemnaker Gandeng IKA FIKOM UNPAD Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data
Nasional

Kemnaker Gandeng IKA FIKOM UNPAD Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data

12 Mei 2026 11:42
IKN

MenLH Jumhur Hidayat Mendukung Pembahasan MoU G to G untuk Kerja Sama Hijau Indonesia-Kazakhstan-Tajikistan

11 Mei 2026 12:19
Next Post
BMK 57 Kaltara Berharap, Ketua Partai Golkar Tarakan Terpilih Merupakan Kader Senior

BMK 57 Kaltara Berharap, Ketua Partai Golkar Tarakan Terpilih Merupakan Kader Senior

Ketua Partai Golkar Harus Kader Senior

Gubernur Kaltara Berikan Target 6 Emas di PON XX Papua

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Perkuat Sinergi di Bumi Benuanta, Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Dan Grup 4 Kopassus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pencemaran Limbah Oli di Sungai, Intake IPA Kampung Bugis Dimatikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Tahap Pondasi, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Terus Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Pengunjung RS Pertamedika Enggan Parkir di Dalam? Ini Kata Dishub Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatani Dunia Kampus dan Industri, Jurusan Teknik Elektro UBT Hadirkan Penguji Eksternal dalam Ujian Skripsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

KIF 2026, Muhammad Nasir Tekan Pentingnya Hilirisasi yang Berpihak pada Rakyat Kaltara

KIF 2026, Muhammad Nasir Tekan Pentingnya Hilirisasi yang Berpihak pada Rakyat Kaltara

14 Mei 2026 12:51
Ketua DPRD Kaltara Tekankan Sinergi Pengendalian Inflasi dan Penguatan Integritas Sejak Dini

Ketua DPRD Kaltara Tekankan Sinergi Pengendalian Inflasi dan Penguatan Integritas Sejak Dini

14 Mei 2026 12:18
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP