• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Politik

Penentu Harga TBS Kelapa Sawit, DPRD Kaltara Minta Redemen Ditinjau Ulang

by Redaksi
11 Maret 2022 20:19
in Politik
A A
Penentu Harga TBS Kelapa Sawit, DPRD Kaltara Minta Redemen Ditinjau Ulang

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kaltara Ahmad Usman. Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) minta rendemen ditinjau ulang. Hal ini perlu dilakukan supaya tidak berdampak terhadap penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kepala sawit di Kaltara.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kaltara Ahmad Usman saat menghadiri rapat penetapan harga TBS kepala sawit produksi perkebunan Provinsi Kaltara di Hotel Padmaloka Kota Tarakan, Rabu (9/3/22). Selain Ketua, pertemuan ini juga hadir anggota Komisi II lainnya diantaranya Ainun Farida, Ihing Surang, Muhammad Hatta dan Rakhmat Sewa.

Baca Juga

Supa’ad Hadianto: Paguyuban Trenggalek Adalah Pilar Penting Pembangunan Kaltara

Hasan Basri Desak Kementerian PPPA Lindungi Mahasiswi Nunukan Korban Kekerasan Seksual di Makassar

KIF 2026, Muhammad Nasir Tekan Pentingnya Hilirisasi yang Berpihak pada Rakyat Kaltara

Ketua DPRD Kaltara Tekankan Sinergi Pengendalian Inflasi dan Penguatan Integritas Sejak Dini

Dalam rapat penetapan harga TBS yang difasilitasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara ini, juga dihadiri Gabungan Pengusaha Kepala Sawit (Gapki) serta beberapa OPD lainnya dari Kabupaten dan Kota di Kaltara.

“Kenapa redemen kita dorong untuk dievaluasi, sesuai ketentuan Permentan Nomor 1 Tahun 2018 setidaknya 5 tahun sekali diperbaharui sedangkan di Kaltara sudah lebih 7 tahunan belum ada pembaharuan,” kata Ahmad Usman saat diwawancarai Fokusborneo.com.

Alasan Komisi II mendorong pemerintah supaya rendemen itu dianalisa ulang dengan melakukan survei ke beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dijelaskan Ahmad Usman, supaya mengetahui kondisi ril dari produksi TBS menjadi CPO dengan semakin canggihnya alat produksi. Terutama tentang penyusutan dan efisiensi produksi, sehingga memberikan peningkatan harga untuk petani.

“Karena teknologi dan perkembangan produksi semakin maju, kita tidak mau jangan sampai alat produksi PKS ini tidak bagus tidak efisien. Ini kan akhirnya berdampak pada selisih rendemen itu, hasil produksinya berkurang karena alatnya tidak bagus,” tegas politisi PKB.

Selain mengusulkan uji redemen, Komisi II juga mempersoalkan Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL). Sebab BTOL ini menjadi bagian dari indeks K yang mempengaruhi harga. Maka dari itu seluruh PKS wajib melaporkan peruntukannya sesuai dengan quantity pembelian dari perkebun berdasarkan ketentuan yang ada.

Komisi II DPRD Provinsi Kaltara menghadiri rapat penetapan TBS Kepala Sawit. Foto : Fokusborneo.com

Dalam Permentan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di Bab V pasal 17 dijelaskan pada ayat (1) Setiap Perusahaan Perkebunan wajib menyampaikan dokumen harga dan jumlah penjualan CPO dan PK, paling kurang 1 (satu) kali setiap bulan kepada Dinas Provinsi untuk diklarifikasi oleh tim penetapan harga pembelian TBS.

Di ayat (2) juga ditekankan Perusahaan Perkebunan wajib menyampaikan laporan penerimaan dan pemanfaatan Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) paling singkat 1 (satu) bulan sekali kepada gubernur dan tim penetapan harga pembelian TBS.

“Kita harapkan kesadaran perusahaan atas kewajiban melaporkan sesuai ketentuan pasal 17. Selama ini masih ada perusahaan belum melaporkan pengaruh harga BOTL itu diperuntukkan untuk apa, sejauh ini masih sebagian kecil perusahaan melaporkannya,” beber Aman sapaan akrap Ahmad Usman.

Sebagai Komisi yang membidang ekonomi, Komisi II dikatakan Aman mendorong supaya pemerintah khususnya Dinas Pertanian kedepan menghadirkan narasumber yang akan membahas terkait dengan BOTL dalam penetapan harga TBS. Sehingga bisa mengetahui sistem pengelolaan BOTL.

“BOTL itu seperti apa sih pengelolaannya, terus BOTL itu peruntukannya apa, itu harus jelas karena ini menjadi faktor yang mempengaruhi harga. Kita harapkan BOTL itu akan kembali ke masyarakat petani,” papar Anggota DPRD Provinsi Kaltara dari dapil Tarakan.

Dalam penetapan harga TBS, ditegaskan Aman rumusnya sudah jelas. Hanya saja indeks K yang menjadi salah satu faktor penentu perlu dilakukan uji ulang. DPRD berharap Gubernur pemegang kewenangan bisa menunjuk institusi yang ahli dibidangnya, supaya mendapatkan hasil analisa yang ril.

“Kalau harga itu kan ada rumusnya memang disitu, jumlah produksi, akumulasi berapa, terus faktor indeks K itu kalau tidak salah biaya-biaya produksinya PKS akan dikurangi disitu, termasuk BOTL, termasuk rendemen tadi. Indek k ini perlu dilakukan analisasi kembali supaya harga yang ditetapkan tidak merugikan petani,” tutup Aman.(Mt/Ad)

Tags: Ahmad UsmanDinas Pertanian dan Ketahanan PanganDPKP KaltaraDprd provinsi kaltaraKepala SawitKomisi II DPRD Provinsi KaltaraPemprov KaltaraTandan Buah SegarTBS

Berita Lainnya

Supa’ad Hadianto: Paguyuban Trenggalek Adalah Pilar Penting Pembangunan Kaltara
Parlemen

Supa’ad Hadianto: Paguyuban Trenggalek Adalah Pilar Penting Pembangunan Kaltara

14 Mei 2026 21:01
Hasan Basri Desak Kementerian PPPA Lindungi Mahasiswi Nunukan Korban Kekerasan Seksual di Makassar
Parlemen

Hasan Basri Desak Kementerian PPPA Lindungi Mahasiswi Nunukan Korban Kekerasan Seksual di Makassar

14 Mei 2026 20:42
KIF 2026, Muhammad Nasir Tekan Pentingnya Hilirisasi yang Berpihak pada Rakyat Kaltara
Parlemen

KIF 2026, Muhammad Nasir Tekan Pentingnya Hilirisasi yang Berpihak pada Rakyat Kaltara

14 Mei 2026 12:51
Ketua DPRD Kaltara Tekankan Sinergi Pengendalian Inflasi dan Penguatan Integritas Sejak Dini
Parlemen

Ketua DPRD Kaltara Tekankan Sinergi Pengendalian Inflasi dan Penguatan Integritas Sejak Dini

14 Mei 2026 12:18
Gandeng ESDM Kaltara, Muhammad Nasir Pastikan Keluhan Listrik Warga Nunukan-Sebatik Terealisasi
Parlemen

Gandeng ESDM Kaltara, Muhammad Nasir Pastikan Keluhan Listrik Warga Nunukan-Sebatik Terealisasi

14 Mei 2026 08:19
Sentil Serikat Main Mata, Supa’ad Hadianto Bongkar Resep Perjuangan Buruh Kaltara
Parlemen

Sentil Serikat Main Mata, Supa’ad Hadianto Bongkar Resep Perjuangan Buruh Kaltara

13 Mei 2026 20:33
Next Post

Tempat Nongkrong Asyik di Sungai Nyamuk, Ada Pojok Baca dan Taman Bermain Anak

Serahkan LKPD ke BPK RI, Walikota Khairul Target Tarakan Raih WTP

Bupati Ibrahim Ali Apresiasi Turnamen Futsal DPRD Cup 1 Kabupaten Tana Tidung

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Perkuat Sinergi di Bumi Benuanta, Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Dan Grup 4 Kopassus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Pembinaan Tradisi dan Pembaretan, 100 Bintara Remaja Resmi Jadi Bhayangkara Sejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pencemaran Limbah Oli di Sungai, Intake IPA Kampung Bugis Dimatikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Tahap Pondasi, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Terus Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Pengunjung RS Pertamedika Enggan Parkir di Dalam? Ini Kata Dishub Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Rakor Bersama Kepala Daerah Kalsel, Menteri Nusron Tegaskan Penentuan LP2B Kewenangan Daerah

Rakor Bersama Kepala Daerah Kalsel, Menteri Nusron Tegaskan Penentuan LP2B Kewenangan Daerah

14 Mei 2026 21:08

Kearifan Lokal Dilindungi di Nusantara, Otorita IKN Serahkan SK untuk Masyarakat Adat Paser di Mentawir

14 Mei 2026 21:04
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP