• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Raker dengan Mendikbud Ristek, Komite 3 DPD RI Bahas Guru Honorer Hingga Kurikulum Merdeka

by Redaksi
27/09/2022
in Nasional, Pendidikan, Politik
A A
Raker dengan Mendikbud Ristek, Komite 3 DPD RI Bahas Guru Honorer Hingga Kurikulum Merdeka

Ketua Komite 3 DPD RI Hasan Basri berdiskusi dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Foto : Ist

JAKARTA – Komite 3 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI membahas berbagai persoalan terkait Kurikulum Merdeka, Cagar Budaya hingga Guru Honorer dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.

Dalam kesempatan rapat kerja ini, digali beberapa hal diantaranya persoalan penguatan kebijakan perlindungan cagar budaya.

Baca Juga

Jawab Polemik Beasiswa Kaltara Unggul, Biro Kesra Buka Suara

Barokah Ingatkan Waspada Penipuan Kerja Usai 15 Warga Jabar Telantar di Tarakan

Dorong Transparansi, Tamara Usul Seleksi Beasiswa Kaltara Unggul Pakai Sistem SPMB

Pisah Sambut Kapolres Tarakan, DPRD Berharap Sinergi Kamtibmas Tetap Terjaga

Meski Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Kemudian pro kontra terkait RUU Sisdiknas, sehingga tidak dimasukkan dalam daftar Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2023. Serta permasalahan pengangkatan guru honorer menjadi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) hampir di semua daerah di Indonesia.

“Komite 3 DPD ingin mendalami persoalan keterbatasan SDM Tim Ahli Cagar Budaya, persoalan kurikulum Merdeka Belajar yang banyak dikeluhkan di daerah serta masalah pengangkatan guru honorer menjadi guru P3K diperlukan komitmen semua pihak,” ucap Ketua Komite 3 DPD RI, Hasan Basri didampingi Wakil Ketua Evi Apita Maya, Habib Ali Alwi, dan Muslim M Yatim.

Rapat kerja Komite 3 DPD RI dengan Mendikbud Ristek membahas pelaksanaan UU NO. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, realisasi program kerja Kemendikbudristek TA 2022 dan rencana kerja Kemendikbudristek TA 2023, di Gedung DPD RI, Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (27/9/22)

Selain itu, Komite III juga menyoroti hal yang ramai menjadi perbincangan di publik menyangkut RUU Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Sebagaimana diketahui RUU Sisdiknas telah menimbulkan pro kontra di publik sehingga tidak dimasukkan dalam daftar Prolegnas Rancangan Undang-Undang Prioritas Tahun 2023.

“Jadi kelak apabila RUU Sisdiknas, disahkan menggunakan metode Omnibus maka dikhawatirkan akan mencabut tiga undang-undang yakni Undang-Undang Sisdiknas yang lama (Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003), Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, oleh karena itu banyak mendapat penolakan,” lanjut Hasan Basri.

Menanggapi hal tersebut, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim memaparkan kinerja Kemendikbudristek TA 2022 dan Program Kerja TA 2023.

Terkait RUU Sisdiknas, Mendikbud Ristek menekankan bahwa Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) menjadi salah satu kebijakan yang paling berdampak positif terhadap kesejahteraan guru.

Selain itu, RUU ini juga mengatur agar guru yang sudah mengajar namun belum memiliki sertifikat pendidik bisa segera mendapatkan penghasilan yang layak tanpa perlu menunggu antrean sertifikasi.

Pada raker ini, Mendikbud Ristek menjelaskan bahwa untuk anggaran pendidikan tahun 2022, pihaknya mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 72,99 Triliun dan tambahan BA BUN sebesar Rp. 8,92 Triliun.

Sementara pada Tahun 2023 menjadi Rp 80,22 Triliun dengan arah kebijakan yang dilakukan dengan optimalisasi angka partisipasi pendidikan, kualitas dan relevansi pendidikan, pendidikan tinggi riset dan inovasi, pemajuan dan pelestarian bahasa dan kebudayaan serta tata kelola penguatan kebudayaan.

“Tahun 2022 dan 2023 fokus utama kami menyelesaikan permasalah guru honorer untuk diangkat menjadi guru P3K, berdasarkan formasi yang ada kami sudah mengupayakan sudah lebih dari 600 ribu di tahun ini diangkat menjadi guru P3K,” jelas Nadiem.

Mendorong program tersebut, Mendikbud Ristek mengupayakan pada RAPBN 2023 untuk gaji guru P3K dialokasikan dan ditransfer ke daerah. Mendikbud Ristek juga mendorong pemda untuk terus menaruh perhatian kepada formasi guru P3K.

“Walaupun proses masih panjang, ini menjadi prioritas kami optimalisasi pada permasalahan pengangkatan guru honorer menjadi P3K, ini juga butuh keseriusan pemda dalam memfasilitasi formasi ini karena ini berada pada mereka,” tukas Nadiem.

Sementara itu, menurut Mendikbud Ristek, kurikulum Merdeka memberikan opsi fleksibel kepada sekolah yaitu, sekolah akan diberikan kebebasan dalam menentukan kurikulum sesuai dengan kesiapannya masing-masing. Sekolah diperbolehkan tetap menggunakan kurikulum 2013 bila belum merasa nyaman melakukan perubahan.

Nadiem mengimbau sekolah yang ingin melakukan transformasi namun belum siap dengan perubahan besar, diperkenankan memilih kurikulum darurat. Sementara opsi terakhir, sekolah yang menginginkan dan siap dengan perubahan, diperbolehkan menggunakan kurikulum Merdeka.

“Dengan adanya platform Merdeka, mengajar bisa menghemat anggaran yang sangat besar dan fleksibel disesuaikan dengan kemampuan masing-masing sekolah,” tambah Nadiem.

Sedangkan menyoroti permasalahan yang ditemui terkait Cagar Budaya, Mendikbud Ristek menilai karena belum maksimalnya pendataan dan penetapan di Indonesia dan keterbatasan finansial, maka hingga saat ini hanya 238 Pemda yang memiliki Tim Ahli Cagar Budaya.

“Banyak daerah memiliki Tim Ahli Cagar Budaya tapi belum produktif dan memiliki program, selain itu adanya tekanan pembangunan dan perubahan lingkungan serta masih terbatasnya keterlibatan publik juga lemahnya regulasi,” jelas pria yang kerap disapa Mas Menteri itu.(**)

Tags: DPD RIguru honorerHasan BasriHeadlineKomite 3 DPD RIMendikbudristekNadiem Makarim

Berita Lainnya

Jawab Polemik Beasiswa Kaltara Unggul, Biro Kesra Buka Suara
Pemprov Kaltara

Jawab Polemik Beasiswa Kaltara Unggul, Biro Kesra Buka Suara

6 Agustus 2026 20:24
Barokah Ingatkan Waspada Penipuan Kerja Usai 15 Warga Jabar Telantar di Tarakan
Parlemen

Barokah Ingatkan Waspada Penipuan Kerja Usai 15 Warga Jabar Telantar di Tarakan

6 Agustus 2026 16:20
Evaluasi Beasiswa Kaltara Unggul, DPRD Tekankan Keadilan dan Keterwakilan Daerah
Parlemen

Dorong Transparansi, Tamara Usul Seleksi Beasiswa Kaltara Unggul Pakai Sistem SPMB

6 Agustus 2026 14:58
Pisah Sambut Kapolres Tarakan, DPRD Berharap Sinergi Kamtibmas Tetap Terjaga
Parlemen

Pisah Sambut Kapolres Tarakan, DPRD Berharap Sinergi Kamtibmas Tetap Terjaga

6 Agustus 2026 14:44
Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Gelontorkan Bantuan Alsintan
Parlemen

Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Gelontorkan Bantuan Alsintan

6 Agustus 2026 14:33
Evaluasi Beasiswa Kaltara Unggul, DPRD Tekankan Keadilan dan Keterwakilan Daerah
Parlemen

Evaluasi Beasiswa Kaltara Unggul, DPRD Tekankan Keadilan dan Keterwakilan Daerah

6 Agustus 2026 13:14
Next Post
Kalahkan DLH, Tim Putri UBT Melaju ke Semifinal Turnamen Voli KKG Cup

Kalahkan DLH, Tim Putri UBT Melaju ke Semifinal Turnamen Voli KKG Cup

Lolos ke Semifinal Turnamen Voli KKG Cup, Tim Putri DPRD Ditantang UBT

Lolos ke Semifinal Turnamen Voli KKG Cup, Tim Putri DPRD Ditantang UBT

Lolos ke Semifinal Turnamen Voli KKG Cup, Tim Putri DPRD Ditantang UBT

Tundukan DLH, Tim Putra DPRD Melaju ke Semifinal Turnamen Voli KKG Cup

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Derry Pilih Damai, Perselisihan dengan Karyawan Bank Diselesaikan Secara Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sirkuit Balap Bertaraf Internasional Siap Dibangun Tahun Ini di Pantai Amal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Wali Kota Tarakan Beri Arahan Tegas ke DPMPTSP dan Disdik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Sekprov Pastikan TPP ASN Tetap Dibayarkan

7 Agustus 2026 07:01
Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah

Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah

6 Agustus 2026 21:15
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP