• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

SiLPA Anjlok Rp184 Miliar, Nasir Minta APBD-P Kaltara Diprioritaskan Program untuk Rakyat

by Redaksi
24/09/2026
in Parlemen, Politik
A A
SiLPA Anjlok Rp184 Miliar, Nasir Minta APBD-P Kaltara Diprioritaskan Program untuk Rakyat

Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Muhammad Nasir. Foto: ist

TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-20 DPRD Provinsi Kalimantan Utara Masa Persidangan I Tahun 2026–2027, Kamis (24/9/26).

Perubahan APBD dilakukan menyusul sejumlah perkembangan kondisi fiskal daerah, mulai dari penyesuaian asumsi ekonomi, perubahan besaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), penyesuaian target pendapatan hingga kebutuhan penajaman kembali belanja daerah.

Baca Juga

Perkuat Sinergi Pembangunan, Gubernur Terima Kunjungan Kerja DPRD Malinau

DPRD Kaltara Buka Suara Soal Kekurangan Anggaran BPJS Kesehatan PBI dan Sentil Pusat

DPRD Kaltara Pertanyakan Pengurangan Bed RSUD dr. Jusuf SK, Ini Kata BPJS

Bupati Syarwani Apresiasi DPRD Bulungan Setujui 6 Raperda

Salah satu perubahan yang cukup signifikan adalah SiLPA Tahun Anggaran 2025. Dari semula diproyeksikan sebesar Rp200 miliar, berdasarkan hasil audit tercatat hanya sekitar Rp15,35 miliar. Kondisi tersebut membuat ruang fiskal daerah berkurang sekitar Rp184,65 miliar.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Kaltara, Muhammad Nasir, S.Pi., M.M., menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius dalam pembahasan lanjutan antara DPRD dan pemerintah daerah.

Menurut anggota Komisi II DPRD Kaltara itu, semakin terbatasnya ruang fiskal mengharuskan pemerintah lebih selektif menentukan program yang dipertahankan maupun dilakukan penyesuaian.

“Ketika ruang fiskal kita semakin sempit, maka setiap rupiah dalam APBD harus benar-benar diarahkan kepada kegiatan yang prioritas, mendesak dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Jangan sampai justru program yang menyentuh kebutuhan dasar dan ekonomi masyarakat yang banyak dikurangi, sementara belanja yang kurang prioritas tetap berjalan,” kata Nasir.

Dalam rancangan perubahan tersebut, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,340 triliun atau meningkat Rp63,88 miliar dibandingkan APBD murni sebesar Rp2,276 triliun.

Namun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penurunan. PAD yang sebelumnya ditargetkan Rp1,028 triliun disesuaikan menjadi Rp962,88 miliar atau berkurang sekitar Rp65,12 miliar. Di sisi lain, pendapatan transfer naik dari Rp1,248 triliun menjadi Rp1,377 triliun.

Nasir mengatakan perubahan komposisi pendapatan tersebut juga perlu mendapat perhatian karena porsi PAD terhadap total pendapatan turun dari sekitar 45 persen menjadi 41 persen.

“Ini menjadi catatan bagi kita. Di tengah PAD yang mengalami koreksi, ketergantungan terhadap pendapatan transfer justru meningkat. Karena itu, ke depan kita perlu terus mencari ruang untuk memperkuat sumber-sumber PAD tanpa membebani masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.

Pada sisi belanja, pemerintah merencanakan belanja daerah sebesar Rp2,356 triliun, turun sekitar Rp120,49 miliar dibandingkan APBD murni sebesar Rp2,476 triliun.

Meski demikian, alokasi belanja modal justru meningkat menjadi Rp205,19 miliar atau naik sekitar Rp33,95 miliar. Belanja modal tersebut antara lain diperuntukkan bagi jalan, jaringan dan irigasi.

Nasir menyambut positif apabila penambahan belanja modal benar-benar diarahkan untuk meningkatkan pelayanan publik serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

Sebagai anggota Komisi II yang membidangi perekonomian dan keuangan, Nasir juga meminta agar program yang berkaitan dengan pertanian, perkebunan, perikanan, ketahanan pangan, UMKM dan kegiatan ekonomi produktif masyarakat tidak kehilangan perhatian akibat rasionalisasi anggaran.

“Kondisi fiskal memang harus kita pahami bersama. Tetapi efisiensi bukan sekadar memangkas anggaran. Yang lebih penting adalah menentukan mana belanja yang memberikan manfaat paling besar. Program yang dapat menjaga daya beli, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat UMKM, petani, nelayan dan pelaku usaha produktif harus tetap mendapat ruang,” jelasnya.

Dalam Nota Keuangan tersebut, Pemprov Kaltara menetapkan lima arah prioritas belanja, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, konektivitas dan infrastruktur wilayah, penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan, percepatan pembangunan kawasan perbatasan serta pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran.

Nasir mengatakan DPRD selanjutnya akan mencermati lebih rinci distribusi anggaran pada masing-masing organisasi perangkat daerah dalam proses pembahasan Rancangan Perubahan APBD 2026

“Kita tentu menginginkan pembahasan dilakukan secara objektif dan konstruktif. Ukurannya sederhana, dengan kemampuan keuangan yang ada, sejauh mana APBD Perubahan ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kaltara, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dan perbatasan,” pungkas Nasir.(**)

Tags: APBD-PHeadlineKaltaraMuhammad NasirPemprovSilpa

Berita Lainnya

Daerah

Perkuat Sinergi Pembangunan, Gubernur Terima Kunjungan Kerja DPRD Malinau

23 September 2026 16:42
DPRD Kaltara Buka Suara Soal Kekurangan Anggaran BPJS Kesehatan PBI dan Sentil Pusat
Parlemen

DPRD Kaltara Buka Suara Soal Kekurangan Anggaran BPJS Kesehatan PBI dan Sentil Pusat

23 September 2026 13:27
DPRD Kaltara Pertanyakan Pengurangan Bed RSUD dr. Jusuf SK, Ini Kata BPJS
Parlemen

DPRD Kaltara Pertanyakan Pengurangan Bed RSUD dr. Jusuf SK, Ini Kata BPJS

23 September 2026 12:34
Daerah

Bupati Syarwani Apresiasi DPRD Bulungan Setujui 6 Raperda

21 September 2026 19:18
Bawaslu Tarakan dan Mafindo Bentengi Pemilu 2029 dari Ancaman Deepfake AI
Politik

Bawaslu Tarakan dan Mafindo Bentengi Pemilu 2029 dari Ancaman Deepfake AI

21 September 2026 13:09
Tasa Gung Apresiasi Langkah Preventif Brimob Polda Kaltara Jaga Kamtibmas Bulungan
Parlemen

Tasa Gung Apresiasi Langkah Preventif Brimob Polda Kaltara Jaga Kamtibmas Bulungan

20 September 2026 18:27

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Irwasda dan Kabid TIK

    Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Irwasda dan Kabid TIK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah! Dua Prodi UBT Tembus Akreditasi Unggul, Rektor Genjot Kualitas dan Ajukan Prodi Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fadly, Jorgi, dan Stasky Sabet Juara Umum Tarakan Open Grasstrack 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tabrakan Triton dan Carry di Kujau, Satu Pengemudi Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tasa Gung Apresiasi Langkah Preventif Brimob Polda Kaltara Jaga Kamtibmas Bulungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

SiLPA Anjlok Rp184 Miliar, Nasir Minta APBD-P Kaltara Diprioritaskan Program untuk Rakyat

SiLPA Anjlok Rp184 Miliar, Nasir Minta APBD-P Kaltara Diprioritaskan Program untuk Rakyat

24 September 2026 21:47

Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

24 September 2026 21:38
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP