TARAKAN – Kota Tarakan keluar sebagai juara umum di Kejuaraan Panahan Walikota Tarakan Open Archery 2020 yang berakhir, Minggu (23/2/20). Di klasemen prolehan mendali, tuan rumah Tarakan mengumpulkan 17 medali emas, 19 perak dan 21 perunggu.
Kejuaraan yang berlangsung di Stadion Datu Adil, Tarakan menurunkan atlet paling banyak dibandingkan daerah lainnya. Dari 8 kategori yang dipertandingkan, tuan rumah menempati peringkat pertama perolehan medali dengan 17 emas, 19 perak dan 21 perunggu.
Peringkat kedua, ditempati Kabupaten Malinau dengan 13 emas, 11 perak dan 10 perunggu. Untuk peringkat tiga dan empat, Kabupaten Bulungan dan Tana Tidung.
Bulungan meraih dengan 7 emas, 6 perak dan 4 perunggu. Sedangkan Tana Tidung 3 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Sementara Kutai Kartanegara dan Berau Kalimantan Timur, hanya menduduki peringkat enam dan tujuh di peringkat perolehan medali.
Panitia Walikota Tarakan Open Archery 2020 Andi Prasetyo berharap, kegiatan ini dapat dilakukan rutin setiap tahunannya. Sekaligus, sebagai ajang pemanasan untuk kesiapan atlet daerah mengikuti kejuaraan tingkat nasional.
“Harapanya, orangtua serta instansi terkait lebih memberikan Perhatian khusus untuk para atlet yang telah bersusah payah latihan dan mendapatkan juara,†kata Andi.
Rencananya atlet Panahan Kota Tarakan dalam waktu dekat, akan mengikuti kejuaraan Borneo Open tanggal 8 – 11 Merat 2020 di Banjarmasin.â€Targetnya sih bisa membawa 12 atlet. Mudahan-mudahan saja ada bantuan biaya untuk berangkat,†tutup Andi Prasetyo juga Pelatih Panahan Kota Tarakan. (mt/iik)















Discussion about this post