TANJUNG SELOR — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Kaltara menjadi pusat hilirisasi nasional berbasis green energy dan green industry. Target itu disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Bahlil mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini di atas 5 persen dengan inflasi di bawah 3 persen. Ini salah satu yang terbaik di dunia, bahkan lebih baik dari banyak negara G20. Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan semata tidak cukup.
“Yang kita inginkan bukan hanya pertumbuhan yang kuat, tetapi juga keadilan dalam pertumbuhan, khususnya di Kaltara,” kata Bahlil kepada Radar Kaltara, Minggu (30/11).
Bahlil menyebut Kaltara sebagai provinsi kaya yang belum digarap optimal. “Kaltara ini kaya. Punya cadangan PLTA Sungai Kayan 12.000 MW, punya tambang yang cukup dan punya potensi kawasan industri. Ini belum dipoles betul,” ungkapnya.
Sebagai Ketua Satgas Hilirisasi, Bahlil memastikan pusat menempatkan Kaltara sebagai wilayah strategis pengembangan industri hijau.
“Kaltara akan saya jadikan pusat industri hilirisasi berbasis green energy dan green industry. Saya akan konsisten,” ucapnya.
Ia menyebutkan, hilirisasi dan investasi adalah kunci menciptakan lapangan kerja berkualitas di daerah.
“lnovasi dan kreativitas wajib dilakukan. Investasi adalah salah satu solusi,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Bahlil tidak menutupi kekecewaannya terhadap pola investasi di daerah selama ini.
Pasalnya, masih banyak pengusaha yang masuk daerah tapi tidak melibatkan maksimal pengusaha daerah. Ia menegaskan bahwa ke depan pemerintah harus memastikan pengusaha daerah menjadi subjek utama pembangunan.
“Tidak boleh yang menikmati ekonomi itu hanya investor dan pemerintah pusat. Pemerintah daerah dan pengusaha daerah adalah pemilik saham negara ini,” katanya.
Bahlil juga membeberkan perubahan besar dalam regulasi Minerba. “Sekarang ini undang-undang baru, PP sudah selesai, peraturan menteri sudah selesai. Koperasi, UMKM dan BUMD bisa mendapatkan tambang dengan jalur prioritas,” Tutupnya. (**)















Discussion about this post