TIDENG PALE – Ibrahim Ali menyambut kedatangan anggota DPR RI Deddy Yevri Sitorus dan General Manager Unit Induk Distribusi Kaltimtara Joice beserta rombongan yang turut hadir pada acara “Peresmian Listrik, Gedung Sekolah Dasar 003 dan 009 serta Pembangunan Tower BTS di desa Tengku Dacing”, Kamis (3/3/2023) pagi
Dengan terpasangnya listrik di desa Tengku Dacing yang akan dinyalakan hari ini, masyarakat dapat mengakses berbagai teknologi digital untuk mendukung segala kebutuhan mereka baik dalam mengakses berbagai sumber informasi digital serta telekomunikasi.
Pemerintah daerah melalui Diskominfo terus berupaya melakukan pengajuan kepada Kemenkominfo pada tahun 2022 untuk dapat mengatasi desa-desa yang masih mengalami blank spot atau pun jaringan lemah di KTT.



Berkat dukungan dan bantuan berbagai pihak akhirnya ada 11 tower BTS yang telah dibangun di Kabupaten Tana Tidung yang tersebar di lima kecamatan.





BTS yang sudah terbangun diantaranya:
1. Dua di Kecamatan Sesayap (desa Sebawang dan Gunawan)
2. Dua di kecamatan Sesayap Hilir (desa Sesayap Selor dan Sengkong)
3. Satu di Kecamatan Betayau (desa Mendupo)
4. Lima di Kecamatan Muruk Rian (desa Sapari, Rian Rayo, Belayan Ari, Seputuk dan Kapuak)
5. Satu di Kecamatan Tana Lia (desa Tengku Dacing).




Selain 11 BTS tersebut, sebelumnya juga telah dibangun dan berdiri 2 tower BTS pembangunan reguler operator seluler Telkomsel di Sebawang dan Badan Bikis dan 1 tower mini CSR perusahaan PT MIP di Menjelutung.


“Hal ini dapat mengatasi 20 desa yang mengalami blank spot berdasarkan data tahun 2021. Jadi, ada 14 tower BTS yang telah selesai dibangun dan berdiri serta telah beroperasi pada tahun 2022 di KTT,” ujar Bupati.



Bupati KTT Ibrahim Ali optimis ke depan Upun Taka akan semakin maju, tumbuh dan berdaya dengan adanya support system dari berbagai pihak.


Baca Juga : Bersama Bupati KTT, Deddy Sitorus Nyalakan Listrik di Tengku Dacing


“Semoga dengan diresmikannya listrik dan telah beroperasinya 14 tower BTS di KTT aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik, mudah, aman dan nyaman,” harapnya.


“Saya pun berpesan kepada masyarakat, pihak desa, sekolah, puskesmas, dan instansi lainnya untuk dapat memanfaatkan berbagai fasilitas ini dengan sebaik-baiknya,” sambungnya.
Ibrahim Ali menambahkan, program prioritas tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan peran serta dari masyarakat karena esensinya kepemimpinan yang ia emban merupakan sebuah amanah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. (her/Iik)