• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Kemajemukan Bangsa, Katalis Peningkatan Kualitas Demokrasi

by admin
4 Oktober 2019 09:05
in Daerah, Sosial Budaya
A A
0
Kemajemukan Bangsa, Katalis Peningkatan Kualitas Demokrasi

DIALOG KEBANGSAAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat memberikan paparan dan narasumber pada Dialog Kebangsaan dan Doa Bersama “Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa untuk Kalimantan Utara dan Indonesia Maju”, Kamis (3/10).Poto:Humas Pemprov Kaltara

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengingatkan, sedianya kemajemukan bangsa dapat menjadi salah satu elemen kekuatan sekaligus sumber peningkatan kualitas pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Ini diperlukan, guna mengantisipasi potensi konflik yang bakal muncul dari aset tersebut.

“Kemajemukan bangsa, khususnya Kaltara memang berpotensi menimbulkan konflik sosial. Ini dikarenakan masyarakat masih mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian dan hoax. Disini, peran media sosial dan media massa penting sebagai penangkal, bukan menjadi penyebar dan penyebab konflik,” kata Irianto saat memberikan paparan pada Dialog Kebangsaan dan Doa Bersama “Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa untuk Kalimantan Utara dan Indonesia Maju” di auditorium lantai 4 Universitas Borneo Tarakan (UBT), Kamis (3/10).

Baca Juga

Panen Padi Capai Target, Komitmen Penuh Pemerintah Mendukung Swasembada Pangan Nasional

Bupati Bulungan Tegaskan Lahan Transmigrasi Tidak Boleh Diperjualbelikan

Pemkot Tarakan Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK usai Terima LHP Semester II 2025

Menteri Nusron: Kepastian dan Transparansi Waktu Jadi Kunci Pelayanan Pertanahan

DIALOG KEBANGSAAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat memberikan paparan dan narasumber pada Dialog Kebangsaan dan Doa Bersama “Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa untuk Kalimantan Utara dan Indonesia Maju”, Kamis (3/10).Poto:Humas Pemprov Kaltara

Irianto juga berbagi tips untuk mencegah konflik. Menurutnya, hal terpenting adalah saling menghormati, saling menghargai diantara masyarakat tanpa melihat perbedaan. “Untuk hal ini, peran tokoh agama, tokoh masyarakat menjadi sangat besar agar tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax dan ujaran kebencian. Untuk para tokoh agama, ingatkan kepada umatnya bahwa menyebar hoax adalah dosa jariah.

Terakhir, gunakan media sosial dengan bijak. Bijak dalam artian, mengecek narasumber berita, mengantisipasi judul berita, mewaspadai gambar kiriman, jangan langsung nge-share dan baca secara menyeluruh,” ucap Gubernur.

Hoax juga dapat memicu aksi demonstrasi. Demonstrasi yang mengarah pada aksi anarkis akan mengganggu berbagai sendi kehidupan. Salah satunya, perekonomian yang terkait investasi. “Buktinya, akibat demo nasional belum lama ini, kurs rupiah mengalami penurunan. Lalu, puluhan triliunan rupiah modal investasi akan keluar dari Indonesia,” urai Irianto.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), puncak penyebaran isu hoax di Indonesia terjadi pada April 2019 atau pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2019 (dari rentang Agustus 2018 hingga September 2019). Untuk temuan kategorinya, politik adalah yang tertinggi, disusul isu pemerintahan, kesehatan dan lainnya.

“Menilik hal tersebut, saya berharap Kaltara yang dalam waktu dekat akan menggelar Pilkada Serentak 2020, diharapkan melaksanakan pesta demokrasi itu secara aman dan damai,” papar Gubernur. Guna diketahui, Pilkada di Kaltara terdiri dari 4 Pilbup, dan 1 Pilgub. Tahapannya sudah mulai berjalan dan dilaksanakan oleh pihak penyelenggara.

 

PAHAMI MAKNA DEMOKRASI

Di kesempatan ini, Irianto juga memaparkan sejumlah hal aktual terkait kehidupan berdemokrasi di Indonesia, juga negara tetangga. “Berbicara soal demokrasi, maka harus diketahui definisi dan makna demokrasi itu sendiri. Secara universal, demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Indonesia, adalah negara dengan implementasi demokrasi yang terbaik saat ini. Namun, demokrasi yang memiliki batasan, bukan sebebas-bebasnya,” urai Gubernur.

Secara definsi, demokrasi menurut plato, adalah bentuk pemerintahan yang dijalankan oleh rakyat, yang memimpin untuk kepentingan rakyat banyak. Sementara, menurut Abraham Lincoln, demokrasi adalah sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Dan, dari pendapat Muhammad Yamin, demokrasi adalah sebuah dasar yang ada didalam pembentuk pemerintahan dan posisinya berada didalam atau masyarakat pada sebuah kekuasaan untuk bisa memerintah dan mengatur agar dapat dikendalikan dengan sah pada setiap warga negara.

Gubernur menyebutkan, situasi global saat ini, sedang mengalami krisis demokrasi. Ini dimulai dari terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerikas Serikat (AS). Lalu, munculnya partai-partai rasis dan anti imigran di Eropa, serta bangkitnya kekuatan otoriter, bahkan proto-fasis di Amerika Latin, Afrika, Asia dan Pasifik. “Bentuk-bentuk seperti ini, harus diketahui dan dikenali. Cara penanganannya pun berbeda-beda di setiap negara,” ungkap Gubernur.

Pada 2018, berdasarkan penilaian Freedom House, Indonesia mendapat skor 62 dari 195 negara di dunia yang disurvei. Ini berarti, tingkat demokrasi di Indonesia dalam kategori “bebas sebagian atau tidak sepenuhnya bebas”. Untuk Kaltara sendiri, pada 2017 menduduki peringkat ke-3 nasional dengan capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 81,06. Lalu pada 2018, menduduki peringkat ke-4 nasional dengan capai IDI 81,07. “Ada 3 aspek yang dinilai pada IDI ini, yakni aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik, dan aspek lembaga demokrasi. Dari ketiga aspek tersebut, aspek kebebasan sipil memiliki poin tertinggi pada 2018 yakni 97,36 poin,” beber Irianto.

Kaltara dalam variabel pemilu yang bebas dan adil, menjadi daerah dengan penyelenggaraan pemilu yang baik. “Namun, kelemahan kita adalah peran DPRD, partai politik, dan peran birokrasi pemerintah daerah masih perlu perbaikan,” ucap Gubernur.

Usai memberikan paparan, dilakukan dialog dengan dimoderatori oleh Rektor UBT Prof Adri Patton. Pada kesempatan Gubernur bersama Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Indrajit, kepala BIN Kaltara Rudi Supriyanto, Danlatamal XIII/Tarakan Laksmana Pertama Judijanto menjadi narasumber.(*/iik)

Tags: borneoDemokrasiFokusfokusborneoGubernurProvinsi Kalimantan UtaraTarakanTNI-PolriUBTwawasan kebangsaan
ShareTweetSendShareSend

Berita Lainnya

Daerah

Panen Padi Capai Target, Komitmen Penuh Pemerintah Mendukung Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026 21:15
Bupati Bulungan Tegaskan Lahan Transmigrasi Tidak Boleh Diperjualbelikan
Daerah

Bupati Bulungan Tegaskan Lahan Transmigrasi Tidak Boleh Diperjualbelikan

7 Januari 2026 19:19
Daerah

Pemkot Tarakan Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK usai Terima LHP Semester II 2025

7 Januari 2026 18:38
Menteri Nusron: Kepastian dan Transparansi Waktu Jadi Kunci Pelayanan Pertanahan
Daerah

Menteri Nusron: Kepastian dan Transparansi Waktu Jadi Kunci Pelayanan Pertanahan

7 Januari 2026 16:25
Daerah

Wali Kota Tarakan: Sinergi Lintas Sektor Kunci Majunya Pertanian Daerah

7 Januari 2026 15:30
Daerah

Digitalisasi Parkir Disiapkan, Pemkot Balikpapan Benahi Layanan Publik

7 Januari 2026 14:09
Next Post
Tenaga Perpustakaan Harus Upgrade Kemampuan dan Keterampilan

Tenaga Perpustakaan Harus Upgrade Kemampuan dan Keterampilan

Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Sambut HUT TNI Ke-74 di Tarakan

Ziarah dan Tabur Bunga di TMP, Sambut HUT TNI Ke-74 di Tarakan

Tata Penjual Buah, Pemkot Siapkan Tempat Baru

Tata Penjual Buah, Pemkot Siapkan Tempat Baru

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • UBT Tegaskan Status Dosen Non-ASN Bukan Diberhentikan, Tapi Kontrak Berakhir per 31 Desember 2025

    UBT Tegaskan Status Dosen Non-ASN Bukan Diberhentikan, Tapi Kontrak Berakhir per 31 Desember 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peternak Ayam Lokal Tarakan Resah, Masuknya Perusahaan Nasional Diduga Ancam Harga Pasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Isu Pemberhentian 14 Pegawai via Zoom, Rektor UBT Tegaskan Sudah Sesuai Prosedur 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Kapolda Kaltara: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah dan Tanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMK Balikpapan 2026 Ditetapkan, Pemkot Tekankan Stabilitas dan Sinergi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi dan Teknologi Pertanian Modern pada Panen Raya di Karawang

7 Januari 2026 22:08

Trafik Melonjak Double Digit, Indosat Jaga Keandalan Jaringan di Periode Tahun Baru

7 Januari 2026 22:02
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP